0 menit baca 0 %

Miki Sanjaya, M.Pd Berbagi Pengalaman Pengkaderan Mubaligh

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Miki Sanjaya, M.Pd Berbagi Pengalaman Pengkaderan Mubaligh Kepada Rekan PAH. 22/12/2020Setelah mengikuti kegiatan Seleksi Pengkaderan Mubaligh/Mubalighah Muda Tingkat Provinsi Riau Tahun 2020, pada 20-22 Desember Kemarin. Miki Sanjaya membagikan pengalaman yang didapatkan kepada r...

Kuansing ( inmas ) Miki Sanjaya, M.Pd Berbagi Pengalaman Pengkaderan Mubaligh Kepada Rekan PAH. 22/12/2020


Setelah mengikuti kegiatan Seleksi Pengkaderan Mubaligh/Mubalighah Muda Tingkat Provinsi Riau Tahun 2020, pada 20-22 Desember Kemarin. Miki Sanjaya membagikan pengalaman yang didapatkan kepada rekan PAH.


"Kegiatan Seleksi Pengkaderan Mubaligh kemarin, sarat dengan ilmu dan motivasi yang sangat berguna sekali bagi da'i dan da'iyah yang ikut mengemban tugas dakwah. Termasuk dan terutama penyuluh, tentunya. Karna penyuluh sangat erat kaitannya dengan dakwah, bimbingan dan pendidikan," ujar Miki Sanjaya


"Sebut saja misalnya, ciri mubaligh ideal yang disampaikan Pak Kakanwil, materi dakwah di era milenial yang disampaikan Dr. H. Erman Gani, M.Ag yang di antaranya materinya mengupas bahwa zaman sekarang anak milenal bisa langsung mengecek apa yang disampaikan pendakwah melalui google misalnya, maka itu menuntut seorang da'i agar memiliki rujukan yang kuat dan penguasaan materi yang baik," sambungnya


"Demikian pula materi Publik Speaking yang disampaikan Dr. Elfiandri,  MA yang di antaranya menjelaskan teori-teori tentang bagaimana mengatasi grogi terutama bagi da'i pemula, bagaimana meningkatkan daya tarik saat menyampaikan materi. Singkatnya semua materi ini penting dan perlu untuk sama-sama diketahui dan dipraktekkan," ungkap Miki lebih lanjut


"Maka saya meras perlu mengeshare ilmu ini kepada rekan-rekan, agar kami semua sama-sama bisa lebih baik lagi sebagai pendakwah,"tutupnya ( MS )Â