Tembilahan (Kemenag) โ Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Indragiri Hilir kelas jauh yang berlokasi di Jalan Soebrantas Tembilahan, mendapat kunjungan istimewa dari Bunda PAUD Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir. Kedatangan Bunda PAUD ini disambut hangat oleh Kepala Madrasah MIN 1 Indragiri Hilir, Masnadi, beserta seluruh guru dan siswa, Senin (16/6/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari peninjauan alokasi dapur
umum yang akan menunjang kegiatan Program Makan Bergizi Gratis, inisiatif dari
Presiden Prabowo. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan
mendukung tumbuh kembang anak-anak agar lebih sehat dan berdaya saing. Selain
di Jalan Soebrantas Tembilahan, peninjauan serupa juga dilakukan di Jalan
Provinsi Parit 6 Tembilahan Hulu.
Didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Rahmi Indrasuri, dan
Kabid Dinas Pendidikan, Siswanto, Ketua TP PKK Inhil secara langsung mengecek
kelayakan lokasi yang akan digunakan untuk memasak, penyimpanan bahan makanan,
serta sistem pengolahan makanan dalam program ini.
โProgram ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan
kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Indragiri Hilir. Kami ingin
memastikan bahwa fasilitas yang digunakan dalam penyediaan makanan bergizi ini
benar-benar siap dan layak,โ ucap Bunda Santi, menekankan pentingnya kesiapan
fasilitas.
Kepala SPPG Inhil, Ahmad Wardana, menambahkan bahwa di
Kabupaten Indragiri Hilir sendiri, kurang lebih 3.000 siswa dari jenjang TK,
SD/MIN, SMP, dan SMA akan menjadi penerima manfaat program ini.
Dalam momen yang penuh kehangatan, Katerina Susanti juga
turut serta secara langsung menyerahkan Makanan Bergizi Gratis kepada anak-anak
di sekolah.
โKami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil bersama
Pemerintah Daerah sangat mendukung program Makan Bergizi Gratis yang
diprogramkan oleh Bapak Presiden kita,โ tutup Ketua PKK, menegaskan komitmen
penuh terhadap program nasional ini.
Kehadiran Bunda PAUD Inhil di MIN 1 Indragiri Hilir ini
tidak hanya menjadi simbol dukungan terhadap program pemerintah, tetapi juga
menunjukkan perhatian besar terhadap kesejahteraan gizi dan pendidikan
anak-anak di madrasah. (Ria)