0 menit baca 0 %

MIN 1 INHU GLADI RESIK ANBK

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses bel...

Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif, dan yang mengikuti asesmen adalah murid.
Survey Karakter mengukur sikap, kebiasaan, nilai nilai (values) sebagai hasil belajar non kognitif dan yang mengikuti survey murid dan guru.
Survey Lingkungan Belajar mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran dan yang mengikuti survey kepala satuan pendidikan.
Dalam rangka mengikuti pelaksanaan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) tersebut maka diperlukan berbagai persiapan, diantaranya simulasi ANBK dan Gladi Resik ANBK.
Pada hari Kamis 21 Oktober 2021, peserta didik kelas V (lima) MIN 1 Inhu melaksanakan Gladi Resik ANBK secara mandiri dengan metode semi daring melalui website yang disediakan oleh Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pembelajaran) Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Simulasi maupun gladi resik dilaksanakan dengan tujuan pengenalan sistem, bentuk/jenis variasi soal yang akan digunakan ketika mengikuti ANBK sehingga ketika mengikuti ANBK terlaksana dengan baik dan lancar, ujar Kepala MIN 1 Inhu, Yeni Suryani Samaun, M.Pd.(tulang)