Inmas (Kemenag) – MIN 1 Kuantan Singingi menggelar kegiatan Musyawarah Komite Madrasah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan orang tua siswa, tetapi juga sebagai momen pergantian pengurus komite lama dengan kepengurusan yang baru.
Dalam musyawarah tersebut, disampaikan bahwa pengurus komite merupakan perwakilan dari orang tua atau wali siswa di madrasah. Melalui komite inilah setiap orang tua memiliki kesempatan untuk menyampaikan harapan, masukan, dan saran bagi kemajuan pendidikan anak-anak di MIN 1 Kuantan Singingi.
Kepala Madrasah Susanti Apriani.,S.Pd menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak-anak tidak hanya ditentukan oleh peran guru dan sekolah, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sosial. “Keberhasilan pendidikan anak ditentukan sepertiga di madrasah, sepertiga di keluarga, dan sepertiga di masyarakat,” ungkapnya. Oleh karena itu, peran serta keluarga dan masyarakat sangat diharapkan dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia, sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah juga mengajak para orang tua dan masyarakat untuk ikut menanamkan serta membiasakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di rumah dan di lingkungan masyarakat. Melalui kebiasaan tersebut, diharapkan anak-anak tumbuh dengan karakter yang kuat memiliki empati, kasih sayang, toleransi, kepedulian, kemampuan bekerja sama, dan rasa kasih terhadap diri sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Madrasah turut menayangkan berbagai dokumentasi kegiatan siswa di madrasah. Di antaranya adalah kegiatan pembiasaan harian seperti penyambutan siswa di pagi hari, shalat Zuhur berjamaah di kelas yang dibimbing langsung oleh wali kelas, serta upaya membiasakan hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.
Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi peserta didik, antara lain Pramuka, Tahfiz Al-Qur’an, dan Tari. Beragam kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter dan pengembangan bakat siswa di MIN 1 Kuantan Singingi.
Melalui musyawarah ini, diharapkan kepengurusan komite yang baru dapat melanjutkan sinergi positif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, sehingga bersama-sama mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islami. (Devi Amalia)