0 menit baca 0 %

MIN 1 Kuantan Singingi Gelar Sholat Ghaib Dan Doa Bersama untuk Santri Ponpes Al Khoziny Sidoardjo

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) MIN 1 Kuantan Singingi menggelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk mendoakan santri Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, yang telah wafat. Kegiatan ini berlangsung di halaman Madrasah diikuti oleh Kepala Madrasah, majelis guru, dan seluruh peserta didik MIN 1 Kuantan Singingi, J...

Kuansing (Kemenag) — MIN 1 Kuantan Singingi menggelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk mendoakan santri Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, yang telah wafat. Kegiatan ini berlangsung di halaman Madrasah diikuti oleh Kepala Madrasah, majelis guru, dan seluruh peserta didik MIN 1 Kuantan Singingi, Jum'at (10/10/2025)

Tujuan melaksanakan Sholat Ghaib ini adalah sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap musibah robohnya Pondok Pesantren Al-Khoziny.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan himbauan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yang mengajak seluruh satuan pendidikan Islam untuk mendoakan para korban.

Pada kegiatan ini, bertindak sebagai imam sholat ghaib adalah bapak Risman,S.Ag. Dalam penyampaian singkatnya sebelum melaksanakan sholat, selain memberi arahan tata cara dan niat sholat yang benar,ia selaku imam dan guru menyampaikan beberapa pesan penting yang dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Beliau menyampaikan dua hal utama:

1. Pembelajaran spiritual, bahwa banyak santri yang wafat dalam keadaan sujud saat menunaikan sholat, yang merupakan tanda husnul khotimah.

2. Pendidikan karakter, bahwa dalam kondisi apapun, para santri tetap istiqomah menjalankan sholat. Ini menjadi teladan yang luar biasa bagi generasi muda dan umat Islam pada umumnya.

Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan doa dan harapan agar para santri yang wafat mendapatkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

“Semoga Allah SWT memberikan rahmat serta tempat terbaik di Surga bagi para santri yang telah wafat. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tutupnya. (Devi Amalia).