Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif, dan yang mengikuti asesmen adalah murid.
Survey Karakter mengukur sikap, kebiasaan, nilai nilai (values) sebagai hasil belajar non kognitif dan yang mengikuti survey murid dan guru.
Survey Lingkungan Belajar mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran dan yang mengikuti survey kepala satuan pendidikan.
Bahwa dalam rangka persiapan untuk mengikuti ANBK Tahun 2021, MIN 2 Inhu telah melakukan simulasi beberapa hari yang lalu dan pada hari Kamis 28 Oktober 2021 tuntas mengikuti tahapan gladi resik melalui website yang disediakan oleh Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pembelajaran) Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Simulasi dan gladi resik dilaksanakan dengan tujuan pengenalan sistem, bentuk/jenis variasi soal yang akan digunakan ketika mengikuti ANBK (Asesmen Nasional Berbasisi Komputer) sehingga ketika mengikuti ANBK terlaksana dengan lancar dan sukses, ujar Hj. Umi Sarah, S.Ag., MM selaku Kepala MIN 2 Inhu.(tulang)
MIN 2 INHU SELESAI MENGIKUTI TAHAP PERSIAPAN ANBK
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses bel...