Pekanbaru (Kemenag). Dalam meningkatkan
mutu dan sumber daya manusianya, MIN 2 Kota Pekanbaru menggelar kegiatan
Workshop Kurikulum Cinta Bertajuk Moderasi Beragama dan Anti Korupsi dalam Pembelajaran.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 dan 22 Mei 2025 di gedung Penerbit Erlangga.
Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi. Dalam sambutan
pembukaannya, Syahrul Mauludi menyampaikan terkait kiat-kiat menjadi sukses
dalam mengajar, ia menjelaskan dalam menguasai keilmuwan mengajar, seorang guru
harus menguasai dasar kurikulumnya, selanjutnya paham dengan materi yang akan
diajarkan, lalu jangan merasa puas terhadap ilmu yang telah dikuasai, tetapi
harus terus berkembang dan berinovasi. Selanjutnya seorang guru harus punya
dedikasi yang tinggii dan loyal dan bekerja.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Azroi selaku
Kepala Madrasah MIN 2 Kota Pekanbaru juga mengucapkan terimakasih kepada
penerbit Erlangga yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan baik. Tidak lupa
Azroi mengucapkan terimakasih banyak kepada kakankemenag yang sudah meluangkan
waktunya untuk membuka kegiatan ini.
Robinhood yang merupakan perwakilan
erlangga berharap kejasama dan support ini dapat berkelanjutan.
“semoga terus berlanjut kerjasama ini dan dapat
membangun program-program kedepannya,” ungkap perwakilan penerbitan erlangga.
Griven H Putra sebagai narasumber dalam
kegiatan ini menekankan dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa Kurikulum
cinta adalah kurikulum yang dirancang dengan menitikberatkan pada pengembangan
akhlak dan karekter serta moderaisasi beragama.
Selanjutnya, ia juga menjelaskan agar
tumbuhnya 4 pilar kurikulum cinta dalam diri civitas akademika madrasah yakni "Hablum
Minallah, Hablum minannas, Hablum bi'ah dan Hubbul Wathon".