Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka upaya mewujudkan madrasah yang mandiri berprestasi perlu melakukan upaya-upaya konstruktif, seperti Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI).
Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. AKMI 2021 dilakukan sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.
Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari.
Literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan kapasitas individu, sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat
Literasi sains adalah pengetahuan dan kecakapan ilmiah dalam mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, serta kesadaran bagaimana sains dan teknologi mempengaruhi manusia dan lingkungan.
Literasi sosial budaya merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa, termasuk kemampuan untuk menerima dan beradaptasi, serta bersikap secara bijaksana atas keberagaman.
Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran maupun sebagai dasar pelaksanaan bimtek tindak lanjut perbaikan pembelajaran guru, berikut pendampingannya.
Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menyelenggarakan AKMI Tahun 2021 dan dikhususkan bagi siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Senin 4 Oktober 2021, peserta didik kelas 5 MIS Nurul Islam, Desa Seresam, Kecamatan Seberida mengikuti Simulasi AKMI.
Simulasi dilaksanakan dengan tujuan pengenalan sistem, bentuk/jenis variasi soal yang akan digunakan ketika mengikuti AKMI, ujar Kepala MIS Nurul Islam, Wiyati, S.Pd.I.(tulang)
MIS NURUL ISLAM SIMULASI AKMI
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka upaya mewujudkan madrasah yang mandiri berprestasi perlu melakukan upaya-upaya konstruktif, seperti Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI).Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid mad...