Kampar (Kemenag) – Pondok Pesantren
di Kabupaten Kampar beberapa diantaranya relah mendapatkan BOS-P (Bantuan Operasional
Sekolah-Pesantren). Kasubbag TU H. Ahmad Fadhi, SH, MM bersama dengan staf dari
Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yakni saudara Usman dan Madjais mengunjungi
Pesantren yang mendapatkan operasional tersebut.
Seperti PP Ibnu Mas’ud di
Kec.Kampar, PP Assalam Naga Beralih di Kec.Kampar Utara, PP Al-Amin Rumbio
Jaya, dan PP Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Beliau mengingatkan kepada
pesantren untuk terus ikuti aturan dalam penggunaannya. Monitoring ke 4 tempat
tersebut dilaksanakan pada Senin (11/08/2025).
“Sama-sama kita ketahui bahwa
mendapatkan BOS-P ini tidaklah mudah. Maka dari itu kesempatan emas yang datang
langsung dari Dirjen Pendis Kemenag RI ini mohon dijaga dengan sebaik mungkin,”
pesannya.
Fadhli juga
menambahkan bahwa dari 125 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kampar, sudah
lebih dari separuhnya telah menerima BOSP. BOSP hadir sebagai angin segar yang
diharapkan dapat menopang operasional pesantren, meningkatkan mutu
pembelajaran, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi santri.
Pemahaman yang komprehensif mengenai alokasi penggunaan
Dana BOS-P terbilang juga ketat. Hal ini disebabkan pelaporannya yang langsung
secara virtual by website maupun aplikasi. Sehingga pemanfaatannya diharapkan
akan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan yang diharapkan.
(Cicy)