0 menit baca 0 %

Monitoring BOS Pesantren, Kasubbag TU Ahmad Fadhli Ingatkan Untuk Ikuti Aturan Penggunaan

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Pondok Pesantren di Kabupaten Kampar beberapa diantaranya relah mendapatkan BOS-P (Bantuan Operasional Sekolah-Pesantren). Kasubbag TU H. Ahmad Fadhi, SH, MM bersama dengan staf dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yakni saudara Usman dan Madjais mengunjungi Pesantren...

Kampar (Kemenag) – Pondok Pesantren di Kabupaten Kampar beberapa diantaranya relah mendapatkan BOS-P (Bantuan Operasional Sekolah-Pesantren). Kasubbag TU H. Ahmad Fadhi, SH, MM bersama dengan staf dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yakni saudara Usman dan Madjais mengunjungi Pesantren yang mendapatkan operasional tersebut.

Seperti PP Ibnu Mas’ud di Kec.Kampar, PP Assalam Naga Beralih di Kec.Kampar Utara, PP Al-Amin Rumbio Jaya, dan PP Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Beliau mengingatkan kepada pesantren untuk terus ikuti aturan dalam penggunaannya. Monitoring ke 4 tempat tersebut dilaksanakan pada Senin (11/08/2025).

“Sama-sama kita ketahui bahwa mendapatkan BOS-P ini tidaklah mudah. Maka dari itu kesempatan emas yang datang langsung dari Dirjen Pendis Kemenag RI ini mohon dijaga dengan sebaik mungkin,” pesannya.

Fadhli juga menambahkan bahwa dari 125 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kampar, sudah lebih dari separuhnya telah menerima BOSP. BOSP hadir sebagai angin segar yang diharapkan dapat menopang operasional pesantren, meningkatkan mutu pembelajaran, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi santri.

Pemahaman yang komprehensif mengenai alokasi penggunaan Dana BOS-P terbilang juga ketat. Hal ini disebabkan pelaporannya yang langsung secara virtual by website maupun aplikasi. Sehingga pemanfaatannya diharapkan akan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan yang diharapkan.

(Cicy)