MTQ Desa Mandiangin Semarak
Ringkasan:
Siak (Humas)- Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa Mandiangin di Kecamatan Minas tahun 2012 dipusatkan di halaman Masjid Al Hijrah, Senin (6/2). Acara selama dua hari, senin-selasa (6-7/2) itu berlangsung semarak. Acara pembukaan diawali dengan pawai takruf dimeriahkan bebe...
Siak (Humas)- Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa Mandiangin di Kecamatan Minas tahun 2012 dipusatkan di halaman Masjid Al Hijrah, Senin (6/2). Acara selama dua hari, senin-selasa (6-7/2) itu berlangsung semarak.
Acara pembukaan diawali dengan pawai takruf dimeriahkan beberapa grup kesenian yang ada di Desa Mandiangin. Peserta pawai berasal dari pelajar PDTA dan SMP di Desa Mandiangin. Berbagai miniatur ditampilkan warga dalam pawai ini. Seperti masjid, kapal, Ka’bah, unta serta sepeda hias. Warga tampak antusias mengikuti acara ini.
Usai pawai, dilanjutkan dengan pembukaan acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Pembacaan ayat suci yang dilantunkan tersebut menenagkan suasana menjadi hening turut memotivasi para peserta lomba.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamtan Minas, Zul Azmi Sag yang membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan, MTQ ini diharapkan dijadikan ajang syiar Islam serta kesempatan untuk meningkatkan kualitas seni baca Al-Qur’an serta dapat menjalin persaudaraan diantara sesama ummat.
“Saya berharap Al-Qur’an tidak hanya dibaca pada saat MTQ saja, akan tetapi harus kita bumikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Maka dari itu jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupâ€, sebut Zul.
Sebagai ummat muslim, katanay lagi, merupakan kewajiban untuk membumikan Al-Qur’an dan diharapkan di rumah tangga muslim Al-Qur’an tetap terus didengungkan. “jadi bukan hanya disaat MTQ saja Al-Qur’an dibacakan. Dengan momun MTQ ini diharapkan bisa meningkatkan silaturrahmi serta meningkatkan kecintaan membaca Al-Qur’anâ€, tukasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mandiangin, Suharno mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan di Desa Mandiangin. “kegiatan ini sengaja dilaksanakan meriah sehingga masyarakat termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam pelaksaan MTQ. Diharapkan kedepan kegiatan ini bisa lebih meriahâ€, Ujar Suharno.
Lebih lanjut dikatakan Suharno, kegiatan ini juga sekaligus mencari bibit qori dan qoriah untuk bisa mengikuti perlombaan di tingkat kecamatan. MTQ ini diikuti 50 qori dan qoriah utusan dari Rukun Warga (RW). (mr/andika)