MTQ Riau XXIX Tahun 2010 di Kuansing Berjalan Sukses
Ringkasan:
Kuansing (Humas)- Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Provinsi Riau XXIX yang dilaksanakan pada 10-17 Oktober 2010 di Kabupaten Kuansing dinilai berjalan sukses dibandingkan penyelenggaraan MTQ sebelumnya. Tingkat kesuksesan tersebut terlihat dari berjalannya koordinasi antara panitia d...
Kuansing (Humas)- Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Provinsi Riau XXIX yang dilaksanakan pada 10-17 Oktober 2010 di Kabupaten Kuansing dinilai berjalan sukses dibandingkan penyelenggaraan MTQ sebelumnya. Tingkat kesuksesan tersebut terlihat dari berjalannya koordinasi antara panitia daerah dan provinsi, transportasi yang lancar, konsumsi yang memuaskan, serta sarana dan prasarana lainnya yang mendukung. Untuk itu, tuan rumah penyelenggaraan MTQ Riau di Kuansing patut menjadi contoh pada pelaksanaan mendatang, bahkan harus lebih baik lagi.
Demikian diungkapkan Ketua LPTQ Riau, Dr H Suryan A Jamrah, dalam sambutannya pada acara penutupan MTQ Riau XXIX tahun 2010 di Kabupaten Kuansing, Minggu (17/10). Hadir dalam acara penutupan tersebut Sekdaprov Riau, Wan Syamsir Yus, Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Bupati Kuansing H Sukarmis, Wakil Bupati Kuansing H Mursini, Sekda Kuansing H Zulkifli, Bupati dan walikota se-Riau, pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/ kota se-Riau, unsur Muspida Kabupaten/kota se- Riau, Sekdakab, Pengurus LPTQ se Riau, MUI, dewan hakim dan majelis hakim MTQ, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta kafilah kabupaten/ kota.
"Tuan rumah MTQ 2010 Kuansing layak dicontoh oleh kabupaten kota lain di Riau yang akan menjadi pelaksana MTQ berikutnya. Bukan maksud berbasa basi memuji dan mengambil hati tapi ini adalah bukti bahwa Kuansing merupakan panitia pelaksana MTQ yang paling baik beberapa tahun belakangan ini. mulai dari sistem akomodasi, konsumsi, dan pengaturan sarana prasana cabang lomba dan lain sebagainya," ungkapnya.
Selain kesuksesan MTQ XXIX Riau tahun 2010 di Kuansing, Suryan juga menyoroti masih adanya permasalahan yang dilakukan oleh Kabupaten dan Kota dengan mengadopsi Kafilah dari luar daerah Provinsi Riau, seperti Jambi, Jawa, Medan dan beberapa daerah lainnya. Untuk itu, MTQ masa mendatang, daerah harus lebih mengedepankan dan memberdayakan kafilah daerah.
Gubri dalam amanatnya yang disampaikan Wan Syamsir Yus mengatakan, apapun hasil dari pelaksanaan MTQ Riau ini hendaknya diterima dengan bijaksana. Jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan hendaknya diperbaiki pada penyelenggaraan MTQ selanjutnya. Begitu juga dengan yang diharapkan oleh tuan rumah yang disampaikan oleh Bupati Kuansing, Sukarmis, dalam penyelenggaraan MTQ hendaknya diambil hikmah dan nilai tambah yang akan mampu memberikan penghayatan dan pengamalan nilai Al- qu`ran dalam membentuk manusia beriman dan bertaqwa.
"Terhadap pemenang saya ucapkan selamat, dan bagi yang belum bisa dapat mengukir prestasi hendaknya tetap bersemangat dengan terus belajar sehingga pada masa mendatang bisa tampil lebih baik lagi," harapnya. (msd)