0 menit baca 0 %

MTQN Ditutup, Kafilah Riau Kembali ke Daerah Asal

Ringkasan: Padang (Inmas)- Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-28 Tahun 2020 di Padang Sumatera Barat resmi ditutup. Hari ini Sabtu 22 November 2020 Kafilah mulai kembali ke daerah masing- masing, termasuk Kafilah Provinsi Riau. Kepulangan Kafilah Riau ke Pekanbaru ditandai dengan seremoni pelepasan o...

Padang (Inmas)- Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-28 Tahun 2020 di Padang Sumatera Barat resmi ditutup. Hari ini Sabtu 22 November 2020 Kafilah mulai kembali ke daerah masing- masing, termasuk Kafilah Provinsi Riau.

Kepulangan Kafilah Riau ke Pekanbaru ditandai dengan seremoni pelepasan oleh tuan rumah kepada rombongan Kafilah Riau di Lantai 3 Rocky Plaza Hotel Padang.

Kakanwil Kemenag Riau yang juga merupakan ketua Umim LPTQ Riau, Dr H Mahyudin MA didampingi Pelaksana Teknis H Safwan Muhajir dan Rudi Hartono dalam sepatah katanya menyampaikan ucapan terimakasih kepada LO yang sudah melayani, mulai dari sejak kedatangan 11 November sampai pemulangan 21 November 2020.

"Terimakasih Pelatih dan Peserta MTQ. Perjuangan kita sudah sangat luar biasa dengan nilai yang hanya beda tipis dengan peserta lain. Berusaha dan berdoa sudah dilakukan, hasil yang didapat semua adalah kehendak Allah SWT jadi jangan kecewa. Jadikan ini cambuk bagi kita untuk menampilkan yang terbaik dimasa yang akan datang," ungkap Mahyudin.

"Permintaan maaf kita sampaikan pada LO, karena dengan kafilah Riau yang jumlahnya cukup banyak tentu banyak macam tingkah yang dihadapi. Semoga dilain kesempatan kita dapat bersua lagi," tambah Mahyudin.

Sementara itu sepatah patah dari LO yang disampaikan Sekretaris BKD Sumbar, Rini Oktaviyanti juga menyampaikan permintaan maaf jika dalam pelayanan terdapat kekurangan dan keterbatasan.

"Selamat karena sudah bertanding dengan membawa beberapa nomor juara. Dan mohon maaf untuk semua kekurangan dalam layanan yang kami berikan," ujarnya singkat.

Kepulangan Kafilah ke Pekanbaru menggunakan 3 bus, seperti saat keberangkatan ke Sumbar. (mus/nely)