Senin-Rabu (11 - 13 Desember 2023), MTs Al-Ittihadiyah melaksanakan MTs
Al-Ittihadiyah Kelompok Kerja Nyata (MAKKA). MAKKA diikuti oleh seluruh
siswa/wi Kelas 9 yang berjumlah 114 orang. Desa Tebing Tinggi Okura menjadi
tempat perdana dilaksanakannya MAKKA. Kegiatan dibuka dengan acara pelepasan di
halaman madrasah. Ustad Syafri Maltos,
S.Pd, M.Pd memberikan arahan terkait teknis pelaksanaan MAKKA. Keberangkatan
menggunakan belasan minibus yang disediakan MTs dan kebanyakan langsung dari
orangtua siswa. Sesampainya di Okura seluruh peserta berkumpul di Aula
Kelurahan. Acara dibuka oleh Perwakilan Lurah dan tokoh masyarakat Okura
lainnya.
Setelah pembukaan, seluruh
peserta yang sudah dibagi dalam 18 kelompok, diarahkan untuk menjumpai orangtua
asuh masing-masing dan berfoto bersama. Dari kelurahan, mereka langsung menuju
ke rumah orang tua asuh bersama ustad dan ustadzah pembimbing. Sesampainya
dirumah orang tua asuh, merekapun melakukan perkenalan dan pendekatan kepada
orang tua asuh. Dimalam harinya mereka mengajar adik-adik mengaji di Mesjid
Paripurna Al-Ihsan Okura.
Selasa, (12 Desember 2023),
kegiatan dilmulai dengan gotong royong
di sekitar masjid, mushola, dan kantor lurah. Usai bergotong royong acara diisi
dengan membuat kerajinan dari lidi sawit. Ibu-ibu yang berasal dari perhimpunan
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Okura memperagakan dan mengajarkan peserta
MAKKA cara membuat piring, mangkok dan tatakan dari lidi sawit.
Di sore harinya seluruh peserta
berkumpul di masjid untuk Tabligh Akbar. Dimulai dengan rangkaian perlombaan
keagamaan untuk adik-adik MDTA Al-Ihsan. Ada 3 jenis perlombaan yang dilombakan
yaitu, adzan, surat pendek, dan doa harian. Perlombaan dilanjutkan hingga malam hari dan ditutup dengan Kajian
Ustad Fathoni Albar S.Pdi, pengumuman pemenang, dan penyerahan santunan anak
yatim. Di akhir, diisi dengan penyerahan kenang-kenangan MAKKA untuk
mesjid berupa running text beserta jam
digital yang dibuat oleh tim robotik MTs Al Ittihadiyah.
Di hari terakhir, Rabu (13
Desember 2023), semua peserta kembali
berkumpul di Aula kelurahan untuk penutupan MAKKA. Setelah penutupan seluruh
peserta kembali pulang ke rumah orangtua asuh untuk berpamitan. Suasanapun
menjadi haru biru. Bahkan ada yang sampai bertangisan karena sedih harus
berpisah.
Syafira Azzahra Lingga
menyampaikan kesan dan pesannya selama mengikuti MAKKA. “Seru dan menyenangkan,
karena bisa lebih dekat lagi dengan teman-teman, ustadzah pembimbing dan ibu
asuh,” ungkap gadis berkacamata ini
berseri-seri. “Ana senang karena dapat pengalaman banyak dan bisa lebih
mandiri dari MAKKA ini”, tambah Bella Rosyida, siswi kelas 9D ini mantap.
Terakhir, salah seorang orang tua pun menyampaikan kesannya terhadap MAKKA. “
Program yang sangat bagus, sepertinya untuk tingkat SMP belum ada program
seperti ini,” ujarnya semangat. “ Anak-anak belajar bersosialisasi ke
masyarakat, belajar bekerjasama dan
menerima kondisi yang ada,” tambah bunda Ahmed Aldino ini dengan lugas. “
Terimakasih kepada ustd/ustadzah yang sudah mendampingi dan mengarahkan ananda
selama MAKKA,” ucapnya mengakhiri. (Tasya
9AMTs)