Kampar ( Kemenag )---MTs Daarun Najah melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025. Sebanyak 50 peserta didik mengikuti asesmen ini yang terbagi menjadi dua sesi, yakni 23 peserta pada sesi pertama, 22 peserta pada sesi kedua, serta 5 orang peserta cadangan yang siap jika diperlukan.
Pelaksanaan hari pertama dimulai dengan mata pelajaran Literasi dan Survei Karakter. Kegiatan ini berjalan dengan lancar di bawah pengawasan Nur Fajri Haris, S.Pd. selaku pengawas, serta didukung teknisi Nailil Hasanah, S.Pd. yang memastikan kelancaran perangkat komputer dan sistem asesmen.
Kepala MTs Daarun Najah, Nira Asmah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para peserta didik. “Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ANBK ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Hasil asesmen bukan hanya menggambarkan kemampuan individu, tetapi juga menjadi cerminan mutu pendidikan madrasah kita. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal peningkatan kualitas pembelajaran di MTs Daarun Najah,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, ANBK merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk memetakan mutu pendidikan pada tingkat sekolah, madrasah, maupun program kesetaraan. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) sebelumnya, ANBK berfokus pada input, proses, dan output pembelajaran, serta menggunakan tiga instrumen utama:
1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM): mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi (matematika) siswa.
2. Survei Karakter: menilai pengembangan karakter siswa, termasuk aspek Profil Pelajar Pancasila.
3. Survei Lingkungan Belajar: diikuti guru dan kepala sekolah untuk menilai kualitas dan iklim pembelajaran.
Melalui ANBK, diharapkan MTs Daarun Najah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai mutu pendidikan sekaligus menjadi dasar perbaikan dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
( Fatmi/Humas MTs Daarun Najah)