Kampar ( Kemenag )--- Dalam rangkaian kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) dengan tema “Kebhinekaan”, MTs Muhammadiyah Penyasawan menggelar kajian Sirah Nabawiyah pada hari kedua pelaksanaan, Rabu (24/9/2025).
Acara ini menghadirkan Ustadz Ahmad Fikri, S.Pd.I sebagai narasumber utama. Fikri menyampaikan perjalanan dakwah Rasulullah SAW, mulai dari fase Mekkah hingga fase Madinah. Melalui uraian sejarah tersebut, siswa-siswi diajak memahami perjuangan Nabi dalam menegakkan Islam, sekaligus meneladani sikap toleransi, kesabaran, serta persaudaraan yang beliau bangun di tengah masyarakat yang beragam.
Kepala MTs Muhammadiyah Penyasawan, Darlius, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya P5RA sebagai sarana pembentukan karakter pelajar. “Sirah Nabawiyah mengajarkan kita bagaimana Rasulullah menghadapi perbedaan dengan bijak. Nilai-nilai kebhinekaan ini sangat relevan untuk ditanamkan pada peserta didik agar mereka mampu hidup rukun, saling menghargai, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Kajian ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa menyimak dengan seksama kisah perjuangan Nabi, kemudian diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengaitkan nilai-nilai yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan P5RA hari kedua ini menjadi momentum penting bagi MTs Muhammadiyah Penyasawan dalam memperkuat pemahaman peserta didik terhadap kebhinekaan. Dengan mengangkat Sirah Nabawiyah, madrasah tidak hanya menanamkan nilai religiusitas, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya persatuan, toleransi, dan persaudaraan di tengah perbedaan.
Kontributor ( Fatmi/Humas MTs Penyasawan)