Meranti(Kemenag)-– Kemajuan teknologi informasi khususnya media sosial dan semakin gencarnya budaya asing masuk ke Indonesia akan mengikis nasionalisme kebangsaan di tengah masyarakat.
Mengacu kepada Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementerian Agama Nomor SE.01 Tahun 2025 tentang Memperdengarkan Lagu Indonesia Raya menginisiasi sejumlah program dalam upaya menguatkan dan terus menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kini mulai memudar.
Ketika jarum jam sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB, maka semua aktivitas harus dihentikan. Seperti di sekolah/madrasah maupun di tempat lainnya untuk kemudian berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna sekitar 10 menit. Bagi yang sedang sakit bisa dengan duduk, namun tetap mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Hal ini turut dilaksanakan pada siswa/i MTsN 2 Kepulauan Meranti yang sedang belajar, diharuskan meluangkan waktu untuk mendengarkan lagu Indonesia Raya bersama teman-teman dan guru didalam kelas.
Kepala MTsN 2 Kepulauan Meranti Hufroni pada Senin(3/2/2025) mengatakan bahwa, pihaknya ingin membangun kesadaran bersama untuk selalu menguatkan jiwa nasionalisme.
Menurut Hufroni dengan mengingatkan peserta didik siswa siswi MTsN 2 Kepulauan Meranti, maka nantinya akan terlahir generasi masa depan yang berkarakter.
“Meski mungkin hal ini terlihat sederhana, namun nantinya akan memperoleh manfaat yang besar. Seperti memiliki rasa bangga sebagai Warga Negara Indonesia dan rela berkorban demi tanah air dimana kita dilahirkan," ungkap Hufroni.
Hufroni juga berharap aktivitas ini tidak sekedar euforia diawal, namun dapat terus dilaksanakan dengan kesadaran penuh cinta kepada negara. (N)