0 menit baca 0 %

MTs Nurul Jadid Ikuti Peringatan Hari Pahlawan di Tugu Perjuangan Desa Pedekik

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) Siswa/I MTs Nurul Jadid mengikuti upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-65 tingkat Desa Pedekik yang dipusatkan monument tugu perjuangan Desa Pedekik Senin, 11/11/2024 untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan. Pj Kepala Desa Pedekik Aswandi bertindak sebagai pembina...

Bengkalis (Kemenag) – Siswa/I MTs Nurul Jadid mengikuti upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-65 tingkat Desa Pedekik yang dipusatkan monument tugu perjuangan Desa Pedekik Senin, 11/11/2024 untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan.

Pj Kepala Desa Pedekik Aswandi bertindak sebagai pembina upacara, diikuti oleh perangkat dan staf Desa, Ketua dan anggota BPD Desa Pedekik, Kelembagaan Desa Pedekik, Majelis Guru dan seluruh siswa MTs Nurul Jadid, serta Mahasiswi PPL STAIN Bengkalis, dan tamu undangan lainnya.

Hari Pahlawan ke-65 Tahun 2024 dengan tema Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,  Pj Kepala Desa Pedekik Aswandi membacakan amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia Drs. H. Saifullah Yusuf yang menegaskan "Jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan. Implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah-tengah masyarakat mulai dari diri kita, mulai dari hal yang paling kecil yang dapat dilakukan disekitar".

Sementara Kepala MTs Nurul Jadid Sairozi mengatakan “Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs Nurul Jadid bisa menjadi peserta upacara Hari Pahlawan tingkat Desa Pedekik dan petugas pengibar benderanya merupakan tiga orang siswa MTs Nurul Jadid yakni Galang Danuarta, Suryani, dan M Hafidz Bilqisty”.

"Hal ini merupakan apresiasi dan kolaborasi kita yang telah ikut andil dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di tingkat desa, dengan harapan generasi muda dapat meneladani sikap para pahlawan pejuang bangsa, sikap patriotisme, semangat juang yang tinggi, pantang menyerah, rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, rasa cinta terhadap bangsa, tidak melupakan sejarah dan selalu mengenang jasa-jasa pahlawan bangsa Indonesia", tutup Sairozi.

Pahlawan adalah orang yang rela berkorban dan memiliki keberanian untuk membela kebenaran dan kepentingan bangsa dan negara.