0 menit baca 0 %

MTs Nurul Jadid Ikuti Upacara Peringatan HGN dan PGRI Ke-79

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik Sairozi bersama seluruh majelis guru mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-79, di halaman Kantor Camat Bengkalis  Desa Air Putih Sab...

Bengkalis (Kemenag) - Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik Sairozi bersama seluruh majelis guru mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2024 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-79, di halaman Kantor Camat Bengkalis  Desa Air Putih Sabtu, 30/11/2024.

HGN tahun 2024 dan PGRI ke-79 ditetapkan pada tanggal 25 November 2024 mengusung tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat". Upacara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah, majelis guru dan tenaga pendidik Tingkat  KB/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA di lingkungan Kecamatan Bengkalis berlangsung khidmat.

Camat Bengkalis Taufik Hidayat bertindak sebagai inspektur upacara, dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, mengatakan "Guru hebat Indonesia kuat memiliki tiga makna, pertama, penegasan tentang arti dan kedudukan penting bagi guru. Kedua guru tidak hanya berperan sebagai agen peradaban, para guru berperan mendidik para murid. Ketiga, guru menentukan kualitas sumber daya manusia, generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan dan bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara".

"Selamat kepada para guru di seluruh tanah air, dan ucapan selamat ulang tahun Hari Guru Nasional, atas pengabdian para guru baik di kota dan maupun di pelosok desa, disatuan pendidikan dengan fasilitas, dengan sarana dan prasarana pendidikan yang terbatas, dengan ala kadarnya namun semua itu merupakan tugas mulia untuk mencerdaskan dan memajukan anak bangsa." Ungkap Taufik.

Sementara itu Kepala MTs Nurul Jadid Pedekik Sairozi saat  diwawancarai  mengatakan "Masyarakat Indonesia terus merayakan HGN dan HUT PGRI setiap tahunnya sebagai pengakuan atas dedikasi dan perjuangan guru di tanah air dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Jangan ragu memilih profesi guru, dimana guru salah satu profesi jangka panjang dan merupakan salah satu amal jariyah".

Upacara diakhiri dengan pemotongan tumpeng, penyerahan cendera mata bagi guru purnabakti, atraksi kompang, paduan suara, marching band, dan tarian massal.