0 menit baca 0 %

MTs Nurul Jadid Pedekik Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, Kecamatan Bengkalis, mengirimkan tiga siswa terbaiknya untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bertempat di ruang aula MTs...

Bengkalis (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, Kecamatan Bengkalis, mengirimkan tiga siswa terbaiknya untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bertempat di ruang aula MTsN 2 Bengkalis pada Kamis, (11/9/2025).

Tiga siswa tersebut berpartisipasi dalam tiga mata pelajaran yang berbeda, yaitu : Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Adharapa Rizna Sabila, bidang Matematika Muhammad Labib Oziel An-Aufa, dan bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Cahya Safira, keberangkatan ketiganya dilepas oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Hj Rusmi dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Kiptiah. Sejak awal seleksi, percobaan, hingga pelaksanaan OMI didampingi oleh beberapa guru diataranya : Azrai, Nurma Santi, Rina Ariska, dan Uswatun Hasanah.

Keikutsertaan mereka disambut dengan doa dari seluruh keluarga besar MTs Nurul Jadid Pedekik dan Kepala Madrasah Sairozi, memberikan motivasi kepada tiga siswa yang akan mewakili madrasah pada ajang tingkat kabupaten Bengkalis tersebut.

Kepala MTs Nurul Jadid Pedekik, Sairozi, menyatakan bahwa partisipasi siswa dalam OMI bukan hanya bertujuan untuk meraih kemenangan. Namun juga dapat melahirkan generasi madrasah unggul secara akademik dan berakhlak mulia.

"Tujuan utama kami adalah memberikan wadah bagi siswa untuk mengaktualisasikan potensi mereka di luar kegiatan belajar mengajar rutin," ujar Sairozi.

Menurutnya, olimpiade ini memiliki banyak manfaat, baik bagi siswa maupun bagi madrasah secara keseluruhan. Yakni mengukur dan meningkatkan kompetensi akademik. "OMI menjadi tolak ukur bagi siswa untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi mereka dibandingkan dengan siswa dari madrasah lain. Pengalaman ini juga dapat memotivasi siswa untuk terus belajar meningkatkan kemampuan. Membangun jiwa kompetitif dan sportivitas," jelasnya.

Selain itu juga untuk memperkenalkan madrasah. "Keikutsertaan dalam ajang sekelas OMI juga menjadi kesempatan bagi MTs Nurul Jadid Pedekik untuk menunjukkan eksistensi dan kualitas pendidikan mereka kepada madrasah lain di kabupaten Bengkalis," ujar Sairozi.

Semoga semangat dan kerja keras siswa MTs Nurul Jadid Pedekik berbuah manis. Pihak madrasah akan terus memberikan dukungan penuh agar mereka bisa melangkah lebih jauh dan menginspirasi generasi selanjutnya.