0 menit baca 0 %

MTs Nurul Jadid Tanamkan Nilai-Nilai Bela Negara Lewat Latihan Dasar PBB

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Upaya untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada siswa madrasah seperti membentuk sikap, kedisiplinan, kekompakan, loyalitas dan kepedulian, serta tanggung jawab sejak dini, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik mengundang Ketua Sanggar Bakti Bengkalis, Suhairismo...

Bengkalis (Kemenag) - Upaya untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada siswa madrasah seperti membentuk sikap, kedisiplinan, kekompakan, loyalitas dan kepedulian, serta tanggung jawab sejak dini, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik mengundang Ketua Sanggar Bakti Bengkalis, Suhairismo sebagai pembina dalam pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi seluruh siswa-siswi. Di lingkungan MTs Nurul Jadid Pedekik, Selasa (25/2/2025).

Pelatihan PBB kepada siswa-siswi MTs Nurul Jadid Pedekik ini merupakan wujud pembinaan fisik, guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang, agar memiliki disiplin yang tinggi.

Menurut Ketua Sanggar Bakti Bengkalis, yang juga merupakan pengurus Kwarran Bengkalis, Suhairismo, "tujuan pelatihan PBB ini agar para siswa dapat mengerti dan memahaminya, sehingga nantinya dapat menerapkannya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, PBB juga memiliki manfaat yang sangat berguna untuk melatih daya konsentrasi, mendorong belajar solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh serta belajar untuk diam dan mengatur emosi", ungkap Suhairismo.

"Adapun maksud pemberian materi Peraturan Baris Berbaris pada siswa-siswi MTs Nurul Jadid Pedekik adalah memberikan suatu latihan awal dalam membela negara, menanamkan disiplin pada siswa, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara teman," ucapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Kiptiah dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pelatih PBB Suhairismo dan Iin telah membantu kegiatan bela negara yang merupakan salah satu rentetan kegiatan LDK yang sedang berlangsung. "Alhamdulillah, meskipun kondisi lapangan banjir, namun kegiatan bela negara masih tetap bisa berlanjut meskipun dipindahkan di jalan dan halaman masjid di lingkungan madrasah. Hal ini tidak menyurutkan semangat siswa siswi dan antusias guru untuk mengawasi kegiatan tersebut," terang Kiptiah.

"Kegiatan bela negara memang harus dilakukan, karna hal ini sangat penting untuk menanamkan sikap disiplin sejak dini, agar generasi penerus bangsa memiliki pribadi yang bagus dan berakhlak, sehingga dapat membanggakan diri sendiri, orang tua, bangsa dan negara," tutup Kiptiah.

Kegiatan bela negara yang awalnya satu tim besar, dipecah tim regu masing-masing kelas. Berlangsung lancar dari awal hingga akhir. Dan ditutup dengan sedikit penguatan materi dari pembina PBB di aula Madrasah.