0 menit baca 0 %

MTs Nurul Yakin Dayun Terima Bantuan 50 Buku dari Dispersip Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Kemenag) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Yakin Dayun menerima lima puluh eksemplar buku koleksi pinjam pakai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Siak di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jalan Raja Kecik Kampung Rempak pada Jumat (06/09/2024).

Siak (Kemenag) – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Yakin Dayun menerima lima puluh eksemplar buku koleksi pinjam pakai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Siak di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jalan Raja Kecik Kampung Rempak pada Jumat (06/09/2024).

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Madrasah Aliyah Nurul Yakin, Kepala MTs Nurul Yakin dan  Bagian Pengembangan Perpustakaan Madrasah serta Perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak.

Serah terima ini terlaksana setelah Kepala MTs Nurul Yakin Dayun, Mauliza Elina dan Kepala Seksi Pemanfaatan Layanan dan Otomasi Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak, Wendy Wahyudi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pinjam pakai buku.  

Kepala MTs Nurul Yakin Dayun memaparkan bahwa siswa siswi MTs Nurul Yakin Dayun dapat memanfaatkan buku tersebut selama tiga bulan sebagaimana disebutkan dalam surat berita acara serah terima pinjam pakai yang telah ditandatangani.

“Alhamdulillah kita telah mendapatkan pinjaman lima puluh buku bacaan yang bisa digunakan selama tiga bulan kedepan. semoga dengan adanya buku bacaan ini dapat menambah referensi guru dalam mengajar dan meningkatkan minat baca siswa MTs Nurul Yakin melalui pembudayaan kegemaran membaca di lingkungan sekolah,” ujar Mauliza.

Selain itu, Mauliza juga berharap tim perpustakaan Madrasah yang turut berkunjung langsung ke Perpustakaan Kabupaten Siak dapat menerapkan tata kelola administrasi yang baik di Perspustakaan Madrasah. "Setelah kunjungan ini, kita berharap Perpustakaan yang ada di MTs Nurul Yakin akan terkelola dengan baik  sesuai dengan standar yang telah ditetapkan," tutur Mauliza.

Lebih lanjut Mauliza menjelaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan guna menciptakan generasi muda yang gemar membaca. (NA)*