Bangkinang ( Kemenag )---Dalam rangka menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperdalam pemahaman peserta didik terhadap perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, MTs & PDF Wustha Daarun Nahdhah menggelar Program Pembiasaan Sirah Nabawiyah Selasa, 9/9/2025. Kegiatan yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini dihadiri oleh santri kelas VII bersama Majelis Guru, dengan suasana yang penuh khidmat sekaligus semangat.
Adapun narasumber utama pada pertemuan perdana ini adalah Abuya H. Arfad Zikri, Lc., MA, seorang ulama muda yang dikenal aktif berdakwah dan berkiprah dalam pendidikan Islam. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa mempelajari sirah bukanlah sekadar mengenang sejarah, melainkan untuk meneladani akhlak mulia, semangat perjuangan, serta strategi dakwah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Sirah Nabi adalah panduan hidup. Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, maka kita harus mengikuti jejak beliau, baik dalam ibadah, akhlak, maupun dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkap H. Arfad Zikri di hadapan para santri.
Kegiatan berlangsung interaktif; para santri tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdialog dan bertanya mengenai keteladanan Nabi Muhammad SAW. Hal ini membuat suasana belajar semakin hidup dan berkesan.
Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Daarun Nahdhah, Abuya Taufik, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini.
“Kami ingin anak-anak tidak sekadar mengenal sejarah Nabi, tetapi benar-benar mengamalkan nilai-nilai sirah dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di sekolah, di pondok, maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang luhur, cinta kepada Rasulullah SAW, serta siap menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Kontributor fatmi