Kuansing ( inmas ) Saat ini penyalahgunaan narkoba bukan lagi hal baru di tengah-tengah masyarakat kini. Pelakunya tidak hanya orang-orang dewasa tetapi juga kalangan pelajar dan anak-anak. Hal ini tentu saja memprihatinkan kita semua terutama orang tua dan guru.
Dalam rangka memerangi narkoba, Badan narkotika nasional kabupaten kuantan singingi mengundang 30 peserta yang terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala dan guru untuk mengikuti pelatihan peningkatakan kapasitas penggiat P4GN guna memerangi narkoba khususnya di kalangan pelajar di wisma sabilion 24 dan 25 agustus 2021.
Dalam kesempatan ini salah satu pemateri bapak Drs. H. Jisman (title) selaku kepala kantor kementrian agama kabupaten kuantan singingi menyerukan madrasah sebagai sekolah dengan background agama harus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain sebagai sekolah bersih dari narkoba. Dalam kesempatan yang sama pula beliau menunjuk langsung MTs PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM sebagai madrasah BERSINAR yakni madrasah bersih dari narkoba. Menurut beliau madrasah ini di pilih atas beberpa pertimbangan dan beliau merasa Madrasah tsanawiyah Pondok Pesantren Nurul Islam ini sangat layak untuk di jadikan sebagai sekolah bersih dari narkoba.Hal ini pun di sambut antusias bapak kepala madrasah Mts Pondok pesantren Nurul Islam bapak MARWAN, S.Pd. beliau menuturkan madrasah siap menjadi contoh sekolah/Madrasah bersih dari narkoba. Ujarnya ( M/N )Â