Indragiri
Hulu (Kemenag) – Kamis (04/09/2025), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Riyadul
Muta’allimin menggelar Bimbingan Pra-Akreditasi sebagai bagian dari persiapan
menghadapi penilaian mutu lembaga pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim
Pelaksanaan Akreditasi (TPA) Yeni Suryanin Samaun, Pengawas Pembina Nurheplis,
serta Pengawas RA/MI Hj. Etiranis.
Pra-akreditasi
menjadi tahap penting bagi madrasah untuk mengukur kesiapan dalam memenuhi
standar nasional pendidikan, baik dari aspek kurikulum, manajemen, tenaga
pendidik, hingga sarana prasarana.
“Bimbingan
pra-akreditasi bukan sekadar persiapan administrasi, tetapi juga refleksi bagi
madrasah dalam memperbaiki kualitas layanan pendidikan. Tujuannya agar siswa
memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik dan madrasah semakin dipercaya
masyarakat,” ujar Yeni Suryanin Samaun.
Sementara
itu, Nurheplis menekankan bahwa akreditasi adalah instrumen penting untuk
memastikan madrasah mampu bersaing dan menjawab tantangan zaman. “Dengan
akreditasi yang baik, madrasah akan lebih mudah menjalin kerja sama,
meningkatkan mutu lulusan, dan memberi kepastian kepada orang tua bahwa
pendidikan anak-anak mereka berada di jalur yang benar,” jelasnya.
Kegiatan
bimbingan ini juga disambut positif oleh pihak madrasah. Mereka menyadari bahwa
hasil akreditasi bukan hanya penilaian formal, tetapi juga berdampak pada
keberlanjutan lembaga. Status akreditasi yang baik akan membuka peluang bagi
madrasah untuk mendapat dukungan lebih luas, baik dari pemerintah maupun
masyarakat.
Dampak
langsung bimbingan pra-akreditasi ini adalah meningkatnya pemahaman tenaga
pendidik dan pengelola madrasah terhadap standar mutu pendidikan. Dampak tidak
langsungnya, kepercayaan masyarakat terhadap madrasah semakin kuat, sehingga
mendorong peningkatan jumlah siswa dan dukungan orang tua.
Dengan
langkah persiapan yang matang, MTs Riyadul Muta’allimin berharap dapat meraih
hasil akreditasi yang memuaskan sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai
lembaga pendidikan yang mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan siap
menghadapi masa depan.
(Reski)