Â
Kampar (kemenag), kamis 31 Juli 2025 MTs Syekh Ja fa Pulau
Gadang kembali melaksanakan rangkaian kegiatan pembiasaan pagi yang menjadi
bagian dari pembentukan karakter siswa, Kamis pagi ini. Kegiatan dimulai dengan
mukhadhoroh harian, dilanjutkan dengan tahfidz pagi bertema Bacalah walaupun
satu ayat , serta ditutup dengan nasehat kepribadian. Seluruh kegiatan dipandu
oleh dua guru bidang studi, Jufrizal, S.Pd.I (guru Aqidah Akhlak) dan Yopita
Putri, S.Pd.I (guru Fikih).
Dalam briefing dan pengarahan pagi, para siswa diajak untuk
merefleksikan pentingnya kedisiplinan dan kerapian dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya sebagai seorang santri. Kita harus mewaspadai dua penyakit berbahaya
dalam pribadi kita, yaitu kudis (kurang disiplin) dan kurap (kurang rapi). Dua
penyakit ini adalah tanda pribadi yang belum mampu membenahi diri, tegas
Jufrizal, S.Pd.I dalam nasehatnya.
Beliau menekankan bahwa pribadi yang tidak disiplin dan
tidak rapi akan sulit membangun masa depan yang baik. Seorang santri sejatinya
meneladani Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan. Rasulullah SAW
menunjukkan kedisiplinan dalam berbagai profesi: sebagai hamba Allah, pedagang,
maupun prajurit. Beliau juga sosok yang sangat mencintai kerapian dan
kesederhanaan. Maka, jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, kita harus
mampu meneladani kedisiplinan dan kerapian beliau, tambahnya.
Kegiatan tahfidz pagi yang berlangsung setelah mukhadhoroh,
memberi ruang bagi siswa untuk melatih hafalan dan meningkatkan kecintaan
terhadap Al-Qur an. Cukup satu ayat, tetapi dibaca dengan ikhlas dan
istiqamah, akan sangat bermakna dalam membentuk pribadi yang berakhlak
Qur ani, ujar Yopita Putri, S.Pd.I.
Dengan adanya pembiasaan seperti ini, pihak madrasah
berharap nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan cinta terhadap ilmu agama
dapat tumbuh dan mengakar kuat dalam diri peserta didik. MTs Syekh Ja fa terus
berkomitmen menjadi madrasah yang tak hanya mengasah intelektual, tetapi juga
menanamkan nilai moral dan spiritual dalam kehidupan siswa sehari-hari.
(zaipul)