Dalam upaya mendukung program Berantas Buta Aksara Al-Qur'an (BBAA) di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Syekh Jaafar Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, para alumni madrasah turut berperan aktif dengan mewakafkan Al-Qur'an dan memberikan dukungan tenaga pengajar. Gerakan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ramijas, S. Pd. I, dengan melibatkan seluruh majelis guru serta para alumni yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan agama di madrasah tersebut.
Para alumni yang memiliki keahlian dalam ilmu Al-Qur'an turut serta menjadi tenaga pengajar pada jam ekstrakurikuler tanpa menerima honor. Sementara itu, alumni yang memiliki kelapangan rezeki dan relasi juga didorong untuk berkontribusi dengan menyumbangkan Iqro', Juz Amma, serta Al-Qur'an 30 juz untuk kebutuhan belajar santri.
Sebagai bentuk nyata dari gerakan ini, pada pagi hari ini telah diserahkan sebanyak 30 mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia Rosm Utsmani kepada Kepala Madrasah. Meskipun penyerahan ini dilakukan secara sederhana, namun penuh dengan makna dan harapan agar semakin banyak santri yang dapat membaca serta memahami Al-Qur'an dengan baik.
Kepala Madrasah, Ramijas, S. Pd. I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para alumni atas dukungan mereka dalam mencerdaskan generasi muda melalui pendidikan Al-Qur'an. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian para alumni yang terus berkontribusi bagi madrasah ini. Semoga gerakan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh santri di MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang," ujarnya.
Dengan adanya gerakan wakaf Al-Qur'an dan dukungan tenaga pengajar dari alumni, diharapkan program BBAA dapat berjalan lebih efektif, sehingga semakin banyak santri yang mampu membaca dan memahami Al-Qur'an dengan baik. Semoga semangat berbagi dan kepedulian ini terus berlanjut demi mencetak generasi Qur'ani yang unggul dan berakhlak mulia. ( Fatmi /Cicy/Ags )