Bengkalis (Kemenag) – Madrasah Tsanawiyah YPPI Bengkalis melaksanakan kegiatan gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara online selama dua hari, yaitu pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 8 dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang.
Gladi ANBK merupakan simulasi atau uji coba teknis yang dilakukan sebelum pelaksanaan ANBK resmi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh perangkat dan sistem yang digunakan telah siap dan berjalan dengan baik. Selain itu, gladi ini juga menjadi ajang latihan bagi para siswa agar terbiasa dengan sistem ANBK berbasis komputer.
Pelaksanaan gladi dilakukan dalam dua sesi setiap harinya untuk membagi jumlah peserta menjadi dua kelompok. Hal ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan, kestabilan jaringan, serta memudahkan pengawasan selama kegiatan berlangsung. Setiap sesi diikuti oleh 9 siswa dengan durasi waktu sesuai standar ANBK.
Kepala MTs YPPI Bengkalis, Bapak \[Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa gladi ANBK ini merupakan bagian penting dari proses persiapan menghadapi ANBK yang sesungguhnya. Ia berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius agar tidak mengalami kesulitan saat ujian yang sebenarnya.
"Gladi ini bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar kami manfaatkan sebagai ajang evaluasi kesiapan sekolah, baik dari sisi teknis maupun kesiapan siswa dalam memahami sistem ANBK," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Dalam kegiatan ini, siswa mengerjakan beberapa jenis soal, di antaranya literasi membaca dan numerasi. Soal-soal ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan logis siswa, bukan sekadar hafalan. Meskipun baru tahap gladi, siswa diminta tetap fokus dan disiplin dalam mengerjakan soal.
Pihak sekolah juga telah menyiapkan fasilitas seperti laboratorium komputer dan jaringan internet yang stabil untuk mendukung kelancaran gladi ANBK. Tim teknisi sekolah turut dilibatkan untuk mengantisipasi kendala teknis yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.
Guru pendamping dari kelas 8 turut mendampingi siswa selama gladi berlangsung. Mereka memberikan arahan serta motivasi agar siswa tetap semangat mengikuti kegiatan ini. Para guru juga mencatat kendala yang dihadapi siswa, baik teknis maupun non-teknis, untuk dievaluasi lebih lanjut.
Para siswa terlihat antusias mengikuti gladi ANBK meskipun ini merupakan pengalaman pertama mereka mengerjakan asesmen secara digital. Sebagian dari mereka mengaku masih beradaptasi dengan tampilan sistem, namun secara umum tidak mengalami kesulitan berarti.
Dengan selesainya gladi ANBK ini, MTs YPPI Bengkalis optimis dapat melaksanakan ANBK resmi dengan lancar. Seluruh hasil dan evaluasi dari gladi akan dijadikan bahan pertimbangan untuk penyempurnaan teknis dan strategi pembelajaran ke depan.