0 menit baca 0 %

MTs YPPI Bengkalis Gelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam Bersama MGMP PAI Se-Kecamatan Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) MTs YPPI Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan pelatihan pembelajaran mendalam bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI MTs se-Kecamatan Bengkalis. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, de...

Bengkalis (Kemenag) – MTs YPPI Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan pelatihan pembelajaran mendalam bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI MTs se-Kecamatan Bengkalis. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, dengan mengusung tema “Pola Pikir Tetap (PPT) vs Pola Pikir Bertumbuh (PPB)” dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan modul ajar menggunakan aplikasi Gemini AI.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama Ibu Ariana, S.T., M.Pd., yang merupakan Guru Penggerak Angkatan 8. Beliau dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan kompetensi guru dan inovasi pembelajaran. Kehadirannya kali ini menjadi momen istimewa, karena ini merupakan kali ketiga beliau memberikan pelatihan dalam kelompok belajar yang diselenggarakan oleh MTs YPPI Bengkalis.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para PAI tentang pentingnya mengembangkan pola pikir bertumbuh dalam proses pembelajaran, baik bagi guru sendiri maupun untuk para peserta didik. Melalui pola pikir bertumbuh, diharapkan para guru mampu menumbuhkan semangat belajar yang tinggi dan mendorong siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam proses belajar.

Dalam paparannya, Ibu Ariana menjelaskan secara mendalam tentang perbedaan antara pola pikir tetap dan pola pikir bertumbuh. Menurutnya, pola pikir tetap seringkali menjadi penghambat dalam proses pembelajaran karena seseorang merasa kemampuan mereka tidak bisa berkembang. Sebaliknya, pola pikir bertumbuh mendorong individu untuk terus belajar, menerima tantangan, dan tidak takut gagal.

Selain membahas konsep pola pikir, pelatihan ini juga difokuskan pada bagaimana membangun pembelajaran yang asik dan menyenangkan di dalam kelas. Ibu Ariana memberikan berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran yang mampu menciptakan suasana kelas yang interaktif dan membuat siswa lebih tertarik untuk mengikuti pelajaran.

Salah satu poin penting dalam pelatihan ini adalah pengenalan dan pelatihan penggunaan aplikasi Gemini AI untuk membuat modul ajar. Aplikasi ini menjadi solusi modern bagi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital saat ini.

Para peserta pelatihan diajak untuk langsung mempraktikkan cara membuat modul ajar dengan Gemini AI. Ibu Ariana membimbing langkah demi langkah mulai dari menentukan tujuan pembelajaran, memilih materi, hingga menyusun evaluasi yang relevan. Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung yang sangat bermanfaat bagi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21.

Tidak hanya itu, dalam sesi diskusi, Ibu Ariana juga menyinggung pentingnya pola asuh yang tepat bagi anak didik di era saat ini. Ia menyampaikan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pendamping emosional dan motivator bagi siswa. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memahami karakter anak dan mengembangkan pendekatan yang sesuai.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Para guru mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dan wawasan yang aplikatif untuk diterapkan di kelas masing-masing. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkala agar kompetensi guru terus meningkat.

Dengan suksesnya pelatihan ini, MTs YPPI Bengkalis kembali menegaskan perannya sebagai pelopor dalam peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat madrasah. Melalui kolaborasi dengan MGMP dan narasumber yang kompeten, diharapkan semangat belajar dan inovasi dalam dunia pendidikan di Bengkalis terus berkembang.