0 menit baca 0 %

MTsN 1 Andalan Pekanbaru Juara 1 Public Speaking Tingkat Nasional

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Sahabat Andalan, Apa kabar teman teman? semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah, amin. Perkenalkan nama saya Faraz Zakia siswi dari MTSN 1 Pekanbaru Kelas 8.2 Ummu Umarah. Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman mengikuti lomba dakwah disebuah ajang "Festival Ra...

Pekanbaru (Inmas) Sahabat Andalan, Apa kabar teman teman? semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah, amin. Perkenalkan nama saya Faraz Zakia siswi dari MTSN 1 Pekanbaru Kelas 8.2 Ummu Umarah. Kali ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman mengikuti lomba dakwah disebuah ajang "Festival Ramadhan Sisterlillah". Mungkin banyak dari teman teman yang belum tau apa itu Sisterlillah. Sisterlillah adalah komunitas dan gerakan pemberdayaan muslimah.

Saya lagi sedang scroll Instagram dan menemukan postingan Sisterlillah yang sedang mengadakan berbagai macam perlombaan dari lomba menulis cerpen, lomba menulis artikel, lomba public speaking dan sebagainya. Saat melihat lomba public speaking tersebut saya masih ragu antara ikut atau tidak dan setelah berfikir panjang akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut serta lomba tersebut. Setelah mendaftar dan melihat video peserta lainnya saya sempat merasa pesimis melihat peserta dari berbagai kota di Indonesia jauh lebih tinggi tingkatannya dari pada saya, lomba itu diikuti oleh kalangan mahasiswi, bidan dan ada juga ibu rumah tangga, sedangkan saya hanyalah seorang pelajar MTSN.

Tetapi berkat keyakinan, support dari keluarga serta teman teman membuat saya memberanikan diri untuk mengikuti ajang tersebut. Namun, dalam pembuatan video tak sedikit kesalahan yang terucap, saat itu diri ini sudah merasa gagal, tidak ada harapan lagi dan merasa tidak pantas ikut perlombaan itu. Rasanya usaha tak cukup untuk bisa menang butuh yang namanya Ibadah. Saya pernah dengar "Jika kamu mau hal yang luar biasa dari pada orang lain, maka ibadahmu juga harus luar biasa". Kalahkan rasa pesimis dengan cara Khusnudzan kepada Allah, yakin apapun hasilnya itulah yang terbaik buat diri kita.

Alhamdulillah, pada tanggal 9 Mei 2021 pengumuman pemenangnya diumumkan, saya bisa mendapati hasil yang terbaik, meraih Juara 3 dalam perlombaan public speaking tersebut yang dari 70 lebih peserta dari berbagai kota dan berbagai tingkatan di Indonesia. Dari sini saya belajar dan mengajak teman teman untuk jangan tidak yakin kepada diri kita sendiri, jangan sia siakan waktu yang kita lalui, jangan membuat ego kita mengalahkan cita cita kita. Yakinlah pada diri kita sendiri, bahwa kita pasti bisa jangan pedulikan menang atau kalahnya, atau seberapa banyaknya hadiah yang didapatkan, tapi niatkanlah karena Allah, yang jika kita melakukan sesuatu hadirkan Allah maka Allah akan hadir dalam setiap langkah kita.(AR/Rizq)