Kampar ( Kemenag )---Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kampar menggelar Workshop Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) selama dua hari, Selasa–Rabu (23–24 September 2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru MTsN 1 Kampar dengan penuh semangat.
Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kampar, H. Masnur, S.Pd., M.Sy., didampingi oleh Pengawas Madrasah Drs. Fakhrul Kamal, M.Pd. Kehadiran keduanya memberikan dorongan dan motivasi bagi guru untuk terus berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran.
Kepala MTsN 1 Kampar, Beni Yanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pembelajaran sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa.
“Guru madrasah dituntut mampu merancang pembelajaran yang kreatif, berbasis teknologi, dan berlandaskan cinta. Dengan begitu, peserta didik bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia,” ujar Beni Yanti.
Dalam arahannya, H. Masnur menegaskan pentingnya guru menguasai strategi pembelajaran modern seperti deep learning agar pembelajaran lebih mendalam dan bermakna. Senada dengan itu, Drs. Fakhrul Kamal menambahkan bahwa kurikulum berbasis cinta menjadi kunci dalam membangun kedekatan guru dengan peserta didik, sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan efektif.
Selama workshop, peserta dibekali dengan materi penyusunan modul ajar, praktik integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta diskusi kelompok untuk merancang inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTsN 1 Kampar berharap para guru semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan sarat dengan nilai-nilai cinta dalam kehidupan sehari-hari di madrasah
Kontributor ( fatmi )