Meranti(Kemenag)— Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan memperkuat pemahaman terhadap kurikulum merdeka, MTs Negeri 1 Kepulauan Meranti menggelar kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) selama dua hari, Rabu hingga Kamis (18–19 Juni 2025). Kegiatan ini dipusatkan di Aula MTsN 1 Kepulauan Meranti dan diikuti oleh seluruh guru dari berbagai mata pelajaran.
MGMP kali ini mengusung tema “Pelatihan Kurikulum Merdeka, Paradigma Baru Literasi Digital, dan Asesmen Pembelajaran”, yang bertujuan untuk menyesuaikan proses belajar-mengajar dengan perkembangan kurikulum dan teknologi pendidikan yang terus bergerak maju.
Dua narasumber dihadirkan untuk memperkaya materi pelatihan, yakni:
• Mahesa Dewa Tornado, praktisi pendidikan dan penggerak literasi digital
• Mohd Maksum, akademisi dan pemerhati kurikulum berbasis keislaman
Kepala MTsN 1 Kepulauan Meranti, Desisraheti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MGMP ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi dalam proses pembelajaran.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan, pemahaman, dan inovasi-inovasi baru dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami berharap guru-guru dapat lebih siap dan adaptif terhadap perubahan paradigma pendidikan saat ini,” jelas Desisraheti.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembekalan terkait strategi implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah, pemanfaatan teknologi digital dalam literasi pembelajaran, serta cara menyusun asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif, diselingi diskusi kelompok dan praktik langsung penyusunan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.
Dengan adanya MGMP ini, MTsN 1 Kepulauan Meranti berharap dapat terus mencetak tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam mendidik generasi penerus bangsa. (Kun)