Rokan Hilir (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Rokan Hilir yang berlokasi di Kecamatan Tanah Putih saat ini melaksanakan agenda besar yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 yang berlangsung dari tanggal 10-15 Juni 2024.
“Kami melihat animo masyarakat sangat besar di PPDB tahun ini, namun karena keterbatasan ruang kelas, kami hanya mampu menerima sebanyak enam Rombongan Belajar (Rombel) atau 172 orang calon peserta didik. Oleh karena itu kami terpaksa melaksanakan seleksi dengan cukup ketat", Ungkap Khairani selaku Ketua Panitia.
Ada yang menarik pada jalur pelaksanaan PPDB tahun ini. MTsN 1 Rokan Hilir menerima calon peserta didik baru dengan tiga jalur, yaitu : jalur tahfiz, jalur prestasi akademik dan bakat minat, serta jalur reguler.
Kepala MTsN 1 Rokan HilirAbdul Afifuddin mengungkapkan bahwa setiap tahun diadakan evaluasi terkait PPDB ini, dan tahun ini diadakan penambahan jalur. “Setiap tahun, kami melaksanakan evaluasi terkait dengan pelaksanaan PPDB. Dengan adanya penambahan jalur pendaftaran seperti jalur tahfiz dan jalur prestasi kami berharap dapat menjaring peserta didik terbaik untuk menimba ilmu di MTsN 1 Rokan Hilir.” Ucap Kepmad.
"Peserta didik yang mendaftar di jalur tahfiz dan jalur prestasi akademik mendapatkan keistimewaan dengan memperoleh nilai akademik sempurna. Sehingga hanya perlu mengikuti tes praktek membaca Al-Quran dan praktek ibadah", Terang Kepmad.
Sementara itu, Wetri Yanti selaku staf Kurikulum mengatakan “Kami senang, setelah adanya jalur tahfiz dan jalur prestasi, antusias masyarakat untuk mengikuti seleksi PPDB semakin meningkat, hingga hari terakhir pendaftaran berkas (11/6) ini kami telah menerima 273 berkas pendaftaran. Ini menandakan minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di MTsN 1 Rokan Hilir sangat tinggi. Ini menjadi pekerjaan cukup berat bagi kami, karena harus menyeleksi lebih dari 100 berkas yang masuk.”
Seleksi akademik berakhir Kamis 13/6, pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada Jum’at pukul 08.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan tes gaya belajar dan bakat minat. Tes ini bertujuan untuk mengetahui tipe gaya belajar peserta didik, sekaligus mengidentifikasi bakat dan minat peserta didik baru sebagaimana tujuan yang ingin dicapai dalam Kurikulum Merdeka. (Ymn/Humas)