BENGKALIS (Inmas) - Tingkatkan
keamanan dan menjaga mental siswa madrasah dalam berkendara Polres Bengkalis
bekerja sama dengan pihak MTsN 1 Bengkalis melakukan sosialisasi tertib
berkendara Kamis, 29 Februari 2024 di Mushollah Madrasah.
ISDC (Indonesia Safety
Driving Center) zero Accident go to
School Program adalah salah satu program yang mengupayakan ketertiban
berkendara yang nantinya akan berfokus pada pengendara remaja dengan berinovasi
dalam menciptakan generasi muda yang tertib dan bertanggung jawab di jalan
raya.
AIBDA Nurhakim dari satlantas Polres Bengkalis menghimbau
kepada seluruh pelajar Madrasah untuk tidak mengendarai sepeda motor Ketika
pergi ke Sekolah, hal ini sudah menjadi Undang-undang yang tertera pada Pasal
281 Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,
bahwa anak-anak pelajar yang berusia dibawah 16 tahun dilarang keras
mengendarai sepeda motor.
Dalam suatu kesempatan,
AIPDA Nurhakim menyampaikan “tingkat remaja adalah salah satu penyebab
terjadinya lakalantas di Kabupaten Bengkalis, karena kurangnya edukasi dan pola
fikir yang masih cenderung labil. Untuk itu kami dating untuk melakukan
sosialisasi dan edukasi tentang berkendara yang baik”.
Kepala Madrasah Tsanawiyah
Negeri 1 Bengkalis Yusmanto menyambut baik kunjugan tersebut, mengingat pelajar
sekelas MTs dan sejenjang dengannya adalah remaja Usia 13-15 Tahun, yang pada
usia tersebut masa saat terjadi perubahan-perubahan yang cepat, termasuk
perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi.