Kuansing (Kemenag) —senin.27 Oktober 2025. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kuantan Singingi (Kuansing) terus berinovasi dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Salah satunya melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) diluar pembelajaran yang dikemas dalam kegiatan tausiah agama.
Kurikulum ini berorientasi pada penguatan karakter, pengalaman belajar bermakna, serta perhatian mendalam terhadap aspek sosial dan emosional peserta didik.
Plh Kepala MTsN 2 Kuansing, Juliana, S.Pd., menjelaskan bahwa KBC mulai diterapkan pada tahun pelajaran 2025/2026. Oleh karena itu, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah wajib menghadirkan pembelajaran yang berlandaskan cinta dan kasih sayang.
Plh.kepala madrasah .Juliana.SPd menyebut kegiatan pembiasaan salat dhuha yang diisi dengan tausiah agama adalah bagian penerapan KBC diluar proses pembelajaran .ujar nya. Tausiah hari Senin disampaikan oleh Ustad Riski Ramlan.S.Pd.dia menyampaikan materi tentang pentingnya rasa syukur.
Dalam ceramahnya, Ustadz Riski mengajak para siswa untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT.
“Betapa besar nikmat oksigen yang Allah berikan. Maka selagi masih muda, perbanyaklah bersyukur,” pesannya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat karakter dan adab peserta didik, serta melatih mereka untuk bersikap santun saat mendengarkan orang lain menyampaikan gagasan.
“Alhamdulillah, para siswa tampak antusias karena terlibat langsung. Tausiah agama menjadi kegiatan yang asyik dan membahagiakan,” ungkapnya.Untuk hari Senin tausiah dan sholat Dhuha dilaksanakan di mesjid Raya desa kampung baru sentajo raya (MDds)