Pelalawan (Kemenag) — Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Abdul Wahid, menghadiri kegiatan pemaparan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Madrasah Tahun 2025 di MTsN 2 Pelalawan pada Selasa, 23 September 2025. Kehadiran beliau turut didampingi oleh Pengawas Madrasah, Gusrialdi, dan staf Seksi Pendis, Khairi. Kegiatan yang berlangsung di aula MTsN 2 Pelalawan ini juga dihadiri oleh jajaran internal madrasah, termasuk Kepala Tata Usaha Mariani, Bendahara, serta sejumlah guru dan perwakilan majelis guru MTsN 2 Pangkalan Lesung.
RKJM merupakan dokumen strategis yang memuat arah kebijakan, program prioritas, dan target capaian madrasah untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Penyusunan RKJM ini menjadi bagian penting dari siklus manajemen madrasah, yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pendidikan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dalam pemaparannya, tim penyusun RKJM MTsN 2 Pelalawan menyampaikan berbagai rencana strategis yang mencakup penguatan kompetensi tenaga pendidik, pengembangan kurikulum, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Abdul Wahid menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah atas inisiatif dan kerja keras dalam menyusun RKJM secara partisipatif dan terencana. Ia menegaskan bahwa penyusunan RKJM bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi instrumen vital dalam mengarahkan langkah strategis madrasah ke depan.
Sementara itu, Gusrialdi selaku Pengawas Madrasah menyampaikan bahwa kualitas dokumen perencanaan sangat berpengaruh terhadap kualitas pelaksanaan pendidikan di madrasah. Ia menekankan pentingnya sinergi antar unsur madrasah agar RKJM dapat diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, ia juga mengingatkan perlunya monitoring dan evaluasi rutin agar program yang dirancang dapat disesuaikan dengan kondisi riil dan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan pemaparan RKJM ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Para peserta memberikan berbagai masukan konstruktif terhadap isi dokumen dan strategi pelaksanaan yang telah disusun. Forum ini sekaligus menjadi wadah refleksi bersama untuk memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing di era modern.
Kementerian Agama, melalui Seksi Pendidikan Islam, terus mendorong setiap madrasah untuk memiliki dokumen perencanaan yang jelas dan terukur sebagai bagian dari upaya mewujudkan program nasional Madrasah Mandiri dan Berprestasi. Dengan adanya RKJM, diharapkan setiap madrasah mampu mengembangkan potensi secara optimal serta memberikan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan.(dbs)