Bengkalis (Kemenag) – MTsN 3 Bengkalis melaksanakan kegiatan pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang diikuti oleh Kepala Madrasah dan seluruh guru. Kegiatan yang berlangsung secara online ini diikuti sebanyak 17 peserta, terdiri dari 1 Kepala Madrasah dan 16 guru.Senin (22/09)
Sulingjar merupakan salah satu instrumen penting dalam rangkaian Asesmen Nasional. Survei ini berfungsi untuk menggali informasi terkait kondisi lingkungan belajar, mulai dari proses pembelajaran, iklim satuan pendidikan, hingga dukungan yang diberikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Kepala MTsN 3 Bengkalis menyampaikan bahwa pengisian Sulingjar bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam memberikan gambaran nyata tentang kondisi madrasah. “Hasil Sulingjar ini akan berpengaruh terhadap rapor pendidikan madrasah dan dikalkulasikan bersama dengan hasil ANBK yang telah dilaksanakan oleh siswa. Oleh karena itu, pengisian harus dilakukan secara jujur dan objektif,” ungkap beliau.
Selain sebagai alat evaluasi, hasil Sulingjar juga diharapkan dapat menjadi pijakan penting bagi madrasah dalam menyusun program peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Dengan adanya data yang valid, madrasah dapat merumuskan strategi perbaikan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan guru maupun siswa.
Pelaksanaan pengisian Sulingjar oleh Kepala Madrasah dan guru MTsN 3 Bengkalis berjalan lancar. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kesadaran bahwa partisipasi mereka sangat menentukan kualitas laporan pendidikan yang akan disusun secara nasional.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTsN 3 Bengkalis menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui Asesmen Nasional untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik dan berdaya saing.(YTX)