Rokan Hilir (Kemenag) - Dalam upaya menanamkan pemahaman agama yang benar bagi para siswa, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Rokan Hilir menggelar kegiatan pembelajaran praktik wudhu. Selasa, (14/10/2025). Kegiatan ini dipandu langsung oleh Syamsuardi, guru bidang studi fikih, yang memberikan pembekalan teori dan praktik tata cara wudhu sesuai tuntunan syariat.
Sebelum praktik dimulai, Syamsuardi menekankan pentingnya berwudhu secara benar sesuai syariat agama Islam. Ia menegaskan bahwa kesempurnaan wudhu menjadi penentu diterima atau tidaknya ibadah salat.
"Anak-anakku, ingatlah bahwa salat tidak akan sah tanpa wudhu yang benar. Karena itu, setiap gerakan dan basuhan harus dilakukan dengan tertib dan sempurna sesuai tuntunan agama," ujar Syamsuardi kepada para siswa.
Lebih lanjut secara rinci, Syamsuardi menjelaskan mengenai rukun, sunnah, serta hal-hal yang membatalkan wudhu. Ia juga membimbing para siswa membaca doa setelah wudhu.
"Wudhu bukan sekadar membasuh anggota tubuh dengan air, tetapi juga proses menyucikan diri lahir dan batin. Setiap tetesan air yang jatuh saat berwudhu itu sebagai penggugur dosa dari bagian tubuh manusia, kita berharap Allah swt menggugurkan dosa dosa yang pernah dilakukan lewat wudhu kita," ujarnya.
"Mari kita berwudu dengan sempurna, jangan asal-asalan," serunya.
Setelah penjelasan teori, dua orang siswa masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan diminta mempraktikkan tata cara wudhu di depan teman-teman mereka. Siswa lainnya menyimak dengan seksama setiap tahapan yang dilakukan, mulai dari niat hingga tertib.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tampak aktif bertanya ketika guru memberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai bagian-bagian yang sering terlupakan dalam wudhu, seperti membasuh siku dan tumit dengan sempurna.
Salah seorang siswa yang mendapatkan kesempatan praktik langsung, Yongki Afriadi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, praktik langsung membuat pemahaman tentang wudhu menjadi lebih mendalam.
"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa ikut praktik wudhu secara langsung. Dengan praktik seperti ini, saya jadi lebih paham setiap gerakan dan urutannya, serta tahu mana yang benar dan mana yang masih perlu diperbaiki," ujar Yongki Afriadi setelah mengikuti kegiatan praktik wudhu. (Sy/Humas)