Siak (Kemenag) – MTsN 3 Siak menggelar Kegiatan Literasi Bahasa Inggris pada Selasa (02/09/2025) di Multi Purpose Room madrasah. Acara ini menghadirkan dua guru bahasa Inggris MTsN 3 Siak, Abdullah dan Nopi Rika Putri Sikumbang sebagai narasumber utama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh antusias.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kebiasaan positif siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, baik dalam bentuk membaca, menulis, mendengarkan, maupun berbicara. Melalui kegiatan literasi, siswa diharapkan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam berkomunikasi serta mampu mengaplikasikan bahasa Inggris di dalam maupun di luar kelas.
Abdullah, dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya membiasakan diri dengan teks berbahasa Inggris. “Literasi bukan hanya sekadar membaca, tapi memahami, menganalisis, dan menggunakannya untuk menyampaikan ide. Dengan literasi yang kuat, siswa bisa melangkah lebih jauh dalam mengembangkan kemampuan bahasa,” ujarnya.
Sementara itu, Nopi Rika Putri Sikumbang, memperkenalkan pendekatan pembelajaran kreatif dengan language games dan diskusi kelompok. Menurutnya, pembelajaran bahasa akan lebih efektif jika dikemas dengan cara menyenangkan. “Anak-anak lebih cepat menyerap kosakata baru ketika mereka terlibat dalam permainan atau aktivitas yang interaktif. Hal ini juga membuat mereka lebih rileks dan berani berbicara,” ungkapnya.
Kegiatan literasi ini juga diisi dengan sesi berbagi cerita terkait makanan favorit dan efek makanan cepat saji bagi Kesehatan. Siswa juga mencoba menulis ringkasan, hingga presentasi singkat yang melatih keterampilan berbicara. Beberapa siswa bahkan menunjukkan kemampuan improvisasi dengan menceritakan pengalaman pribadi dalam bahasa Inggris.
Kepala MTsN 3 Siak, Idris, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang terlibat. “Kami berkomitmen meningkatkan budaya literasi di madrasah. Literasi bahasa Inggris sangat penting untuk menyiapkan siswa menghadapi era globalisasi, di mana kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kunci kesuksesan,” tuturnya.
Salah seorang siswa kelas IX C, Suef Akbar Proyogo, turut membagikan pengalamannya. “Saya merasa lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris setelah kegiatan ini. Awalnya saya takut salah, tapi guru selalu memberi motivasi bahwa kesalahan adalah bagian dari belajar. Sekarang saya ingin terus mencoba menggunakan bahasa Inggris setiap hari,” katanya penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Siak berharap literasi bahasa Inggris dapat menjadi budaya positif yang terus dikembangkan. Madrasah bertekad melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Abd/Hd)