Bathin Solapan (Kemenag) - MTsN 4 Bengkalis sukses melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Angkatan ke-3 Tahun 2025, yang berlangsung mulai Kamis sore hingga Sabtu pagi (20-22 November 2025). Kegiatan ini diikuti oleh 148 siswa kelas 9 sebagai bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Kegiatan LDK yang telah memasuki pelaksanaan untuk ketiga kalinya di MTsN 4 Bengkalis ini dipandu oleh instruktur pembina pramuka dari wilayah Mandau dan Bathin Solapan. Kehadiran para pembina profesional tersebut menjadikan seluruh rangkaian kegiatan lebih terarah dan sesuai dengan standar kepanduan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi malam renungan, muhadhoroh, penyampaian materi pembinaan pada hari Jumat, malam api unggun, serta jurit malam.
Untuk penguatan materi, madrasah menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yaitu: Iin Fatimah, M.Pd, Kepala MTsN 4 Bengkalis, Misterdiun Manulang pemateri dari PT BDSI, Dr. Totta Margareta, dari Puskesmas Balai Makam, H. Surianto, SH.I, KUA Bathin Solapan, AIPTU Riduan Z, S.H., M.H, dari Kepolisian
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 4 Bengkalis, Iin Fatimah, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan LDK angkatan ketiga ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan LDK memiliki keselarasan dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi landasan pembinaan karakter madrasah.
“Semoga kegiatan LDK ini mampu melahirkan generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan memimpin dengan akhlak yang baik. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendidikan yang membimbing dengan hati, menumbuhkan kepedulian, serta menguatkan karakter Islami peserta didik,” ujar beliau.
Iin Fatimah juga menambahkan harapan agar MTsN 4 Bengkalis tetap berkomitmen menyelenggarakan kegiatan LDK pada setiap angkatan, sebagai bentuk kesinambungan pembinaan karakter dan kepemimpinan peserta didik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MTsN 4 Bengkalis menegaskan perannya sebagai madrasah yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan peserta didik melalui program-program pembinaan yang berkelanjutan.