0 menit baca 0 %

MTsN 5 Kampar Cairkan Bantuan PIP Tahap I, 82 Siswa Terima Dana Tanpa Potongan

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kampar menyalurkan Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap I Tahun 2025 kepada peserta didik penerima manfaat. Pencairan ini dilaksanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku bank penyalur dengan sistem buka rekening langsung...

Kampar ( Kemenag )---Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Kampar menyalurkan Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap I Tahun 2025 kepada peserta didik penerima manfaat. Pencairan ini dilaksanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku bank penyalur dengan sistem buka rekening langsung bagi siswa.

Sebanyak 82 orang siswa tercatat sebagai penerima bantuan pada tahap ini. Staf Tata Usaha MTsN 5 Kampar, Muhammad Hafizh, S.E., menjelaskan bahwa proses pencairan dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) PIP yang berlaku.

 “Siswa penerima wajib melengkapi berkas, antara lain fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi KTP orang tua, kartu KIP, surat pengantar dari madrasah, serta fotokopi biodata rapor. Semua ini sebagai syarat agar pencairan berjalan sesuai prosedur,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pencairan dilakukan secara transparan dan dana diterima siswa utuh tanpa potongan. “Alhamdulillah, BRI memberikan pelayanan maksimal sehingga siswa bisa langsung menerima dana bantuan PIP,” tambahnya.

Kepala MTsN 5 Kampar  M. Sahlan Putra Tama, S.So, M. PD menyampaikan apresiasi kepada pemerintah melalui Kementerian Agama dan pihak BRI atas kelancaran pencairan ini.

 “Program Indonesia Pintar sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan. Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh siswa untuk mendukung kelancaran belajar, membeli kebutuhan sekolah, maupun meningkatkan semangat belajar,” ujarnya.

Dengan terealisasinya PIP tahap pertama ini, MTsN 5 Kampar berharap semakin banyak peserta didik yang terbantu secara ekonomi, sehingga tidak ada lagi anak yang terkendala dalam menempuh pendidikan.

Kontributor : Fatmi