Kampar ( Kemenag )-- Siswa-siswa MTsN 6 Kampar mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi bagian dari pengembangan potensi dan bakat mereka. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat rasa kebersamaan di antara para siswa, demikian disampaikan Kepala MTsN 6 Kampar Elkasmira kepada Humas Kemenag Kampar.
Elkasmira menyampaikan kegiatan ekstrakurikuler yang rutin dilaksanakan di MTsN 6 diantaaranya pertama Pramuka. Pramuka menjadi salah satu kegiatan wajib di MTsN 6. Melalui program ini, siswa diajarkan tentang kemandirian, kepemimpinan, dan cinta alam. Kegiatan rutin seperti latihan baris-berbaris, tali-temali, dan kegiatan sosial sering diadakan untuk melatih keterampilan dan kedisiplinan siswa.
Kedua Tahfiz Al-Qur’an. Program tahfiz menjadi kegiatan unggulan di MTsN 6. Siswa yang bergabung dalam program ini secara rutin mengikuti bimbingan intensif untuk menghafal dan memahami Al-Qur'an
Ketiga Futsal. Ekstrakurikuler futsal menjadi salah satu kegiatan olahraga favorit di MTsN 6. Melalui latihan rutin, siswa dilatih untuk meningkatkan kemampuan fisik, strategi bermain, dan kerja sama tim. Tim futsal MTsN 6 sering mengikuti berbagai kompetisi baik di tingkat lokal maupun regional.
Keempat Sepak Takraw. Sebagai salah satu olahraga tradisional yang mengandalkan kelincahan dan koordinasi, sepak takraw menjadi pilihan menarik bagi siswa. Kegiatan ini melatih kecepatan, ketangkasan, dan konsentrasi siswa dalam bekerja sama sebagai tim.
Kelima Bengkel Kreativitas Ekstrakurikuler bengkel kreativitas adalah wadah untuk siswa mengembangkan keterampilan praktis, seperti membuat kerajinan tangan, reparasi sederhana, atau inovasi kreatif lainnya. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kreatif dan produktif.
Keenam Sanggar Seni (Tari) Di sanggar seni, siswa diajarkan berbagai jenis tarian, baik tarian tradisional maupun modern. Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya dan seni lokal, sekaligus mengasah kepercayaan diri siswa untuk tampil di berbagai pentas seni.
Ketujuh Pidato dan Public Speaking . Kegiatan ini melatih siswa dalam menyampaikan pidato dan berbicara di depan umum dengan baik. Melalui latihan rutin, siswa dibimbing untuk memiliki kepercayaan diri, kemampuan retorika, serta penyampaian yang jelas dan berpengaruh.
Kedelapan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) Kegiatan PBB bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan siswa. Latihan rutin meliputi formasi baris-berbaris, gerakan dasar, dan koordinasi kelompok, yang sering ditampilkan pada upacara atau perlombaan.
Kesembilan Drumband Ekstrakurikuler drumband menjadi kebanggaan MTsN 6. Siswa dilatih untuk memainkan berbagai alat musik drumband seperti snare, bass drum, dan terompet. Selain mengasah keterampilan bermusik, kegiatan ini juga menanamkan kerja sama dan semangat kebersamaan di antara anggota tim
Kesepuluh Tata Boga. Ekstrakurikuler tata boga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar seni memasak dan mengolah makanan. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan berbagai keterampilan dasar memasak, seperti teknik memotong, memasak makanan tradisional maupun modern, hingga cara menyajikan hidangan dengan estetika yang menarik. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada konsep gizi dan kebersihan dalam pengolahan makanan.
Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan praktis, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi peluang usaha di bidang kuliner di masa depan.
Kesebelassiswa dilatih teknik dasar permainan voli, seperti passing, smash, blocking, dan strategi tim. Latihan rutin ini tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja sama, sportivitas, dan disiplin.
Beragam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa MTsN 6 untuk mengeksplorasi bakat mereka, sekaligus membangun karakter dan rasa tanggung jawab. Dengan dukungan penuh dari sekolah, kegiatan ekstrakurikuler ini diharapkan dapat mencetak generasi yang kreatif, aktif, dan berprestasi. pungkas Elkasmira ( Fatmi/Cicy/Ags )