0 menit baca 0 %

MTsN 6 Kampar Luncurkan Program Penanaman 1 Juta Pohon Matoa dalam Rangka Hari Bumi

Ringkasan: Kampar ( Kemenag ) Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April, MTsN 6 Kampar melaksanakan program penanaman 1 juta pohon matoa yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan acara launching yang dilakukan oleh Kepala Desa Sungai Tonang,  Yeni Rahman, S.So...

Kampar ( Kemenag )– Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April, MTsN 6 Kampar melaksanakan program penanaman 1 juta pohon matoa yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan acara launching yang dilakukan oleh Kepala Desa Sungai Tonang,  Yeni Rahman, S.Sos, yang dilaksanakan di lingkungan MTsN 6 Kampar, Selasa, 22/4/2025

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sungai Tonang  Yeni Rahman dalam sambutannya  memberikan   apresiasi atas inisiatif penanaman pohon matoa yang diadakan oleh MTsN 6 Kampar. Acara launching ini kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa oleh perangkat desa setempat, termasuk Ketua BPD, Kepala Dusun 1 dan 2, Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, serta perwakilan dari OSIM dan staf lainnya.

Kepala Madrasah MTsN 6 Kampar, Elkasmira, S.Si, juga mengadakan kegiatan penanaman pohon matoa di beberapa titik lain yang melibatkan berbagai pihak. Beberapa lokasi yang turut serta dalam kegiatan ini adalah SDN 015 Sungai Tonang, Mesjid Raya Kampar Utara, dan Pondok Pesantren Baitul Hikmah Indonesia yang juga tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 6 Kampar.

Penanaman pohon matoa ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Pohon matoa yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam hal peningkatan kualitas udara maupun penyerapan air tanah.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari berbagai pihak, mulai dari siswa-siswi MTsN 6 Kampar hingga masyarakat setempat. Para peserta kegiatan terlihat semangat dalam menanam bibit pohon matoa, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Diharapkan dengan adanya program penanaman pohon ini, akan terwujud lingkungan yang lebih hijau dan asri di Kabupaten Kampar, serta semakin menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga alam di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Ungkap Elkasmira  ( Fatmi Cicy )