0 menit baca 0 %

Muhammad Fahmi Tekankan Pentingnya Persiapan Mental Menuju Keluarga Sakinah

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Muhammad Fahmi, menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XX Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula KUA Mandau, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin dan juga menghadirk...

Mandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Muhammad Fahmi, menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XX Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula KUA Mandau, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin dan juga menghadirkan narasumber dari unsur penyuluh serta penghulu KUA Mandau.

Dalam materinya, Muhammad Fahmi membawakan topik “Mempersiapkan Keluarga Sakinah”, yang menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Ia menjelaskan bahwa sakinah bukan sekadar ketenangan, melainkan kondisi ideal rumah tangga yang dibangun atas dasar keimanan, kasih sayang, dan tanggung jawab bersama.

“Persiapkan diri dan mental. Sakinah itu tidak datang dengan sendirinya, tapi harus diusahakan dengan kesungguhan, pengendalian diri, dan komunikasi yang baik antar pasangan,” ujar Muhammad Fahmi dalam penyampaiannya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Di tengah penyampaian materi, Fahmi membuka sesi diskusi ringan yang disambut antusias oleh para peserta. Salah seorang calon pengantin bernama Fahri mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara menggapai sakinah dalam kehidupan rumah tangga yang penuh tantangan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Fahmi menjelaskan bahwa untuk mencapai sakinah dibutuhkan kesabaran, saling memahami, dan keikhlasan dalam menjalani peran masing-masing. Ia menambahkan, keluarga yang sakinah tidak berarti tanpa masalah, tetapi mampu menghadapi setiap ujian dengan hati yang tenang dan iman yang kuat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin dapat memahami bahwa pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen, kesiapan mental, dan nilai-nilai keislaman dalam setiap langkahnya.

Kegiatan Bimwin Mandiri Angkatan XX Tahun 2025 ini berjalan lancar dan penuh keakraban. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan para narasumber sebagai bekal dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.