0 menit baca 0 %

Muhammad Isam Berikan Pembinaan Akhlak Remaja di SMA Negeri 2 Sentajo Raya

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka membina karakter generasi muda dan memperkuat nilai-nilai moral di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam,  memberikan pembinaan akhlak kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Sentajo Raya, pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025.Kegi...

Kuansing (Kemenag)— Dalam rangka membina karakter generasi muda dan memperkuat nilai-nilai moral di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam,  memberikan pembinaan akhlak kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Sentajo Raya, pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti antusias oleh para pelajar dari berbagai jenjang kelas. Dalam penyampaiannya, Muhammad Isam mengangkat tema “Menjadi Remaja Berakhlak Mulia di Era Digital”, dengan menekankan pentingnya menjaga akhlak, etika, dan perilaku yang baik di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

 “Ilmu yang tinggi tidak akan berarti jika tidak disertai akhlak yang mulia. Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka, kalian harus mempersiapkan diri, bukan hanya dengan kepandaian, tetapi juga dengan budi pekerti,” ujar Ridwan di hadapan para siswa.

Beliau juga menyoroti fenomena pergaulan bebas, kecanduan gawai, dan hilangnya adab terhadap orang tua maupun guru sebagai tantangan besar yang dihadapi oleh pelajar saat ini. Oleh karena itu, Isam, mengajak seluruh siswa untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memperkuat keimanan, sopan santun, serta tanggung jawab sosial sebagai pelajar.

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah penyampaian materi, para siswa tampak aktif bertanya seputar persoalan akhlak, pergaulan, serta cara membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan sekitar. Pembinaan ini menjadi ruang edukatif yang menyenangkan dan mencerahkan bagi para peserta.

Kepala SMA Negeri 2 Sentajo Raya,  Fery Oktoberiandi, M. Pd, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi penyuluh agama Islam dalam membina mental dan spiritual siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin sebagai bagian dari kolaborasi antara dunia pendidikan dan Kementerian Agama.

Sementara itu, Kepala KUA Sentajo Raya, Rindra Febrian, S.Fil.I., M.H., menyampaikan bahwa program pembinaan akhlak remaja merupakan salah satu bentuk pelayanan penyuluhan agama yang bersifat preventif, dengan tujuan membentuk generasi muda yang religius, berakhlak baik, serta mampu menghadapi dinamika kehidupan dengan bijak.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Muhammad Isam, serta harapan agar seluruh siswa senantiasa diberi kekuatan dalam menjaga iman, moral, dan semangat belajar.(RDW)