Kuansing (Kemenag)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, mendampingi pelaksanaan verifikasi pustaka masjid oleh Tim dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keagamaan dan penguatan fungsi masjid sebagai pusat edukasi umat. Rabu 6 Agustus 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dedi Gusriadi dan Welda Heriyanti, selaku petugas dari Seksi Bimas Islam Kemenag Kuansing. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap koleksi pustaka masjid, kelayakan bacaan, dan keberfungsian pojok baca di masjid yang menjadi lokasi verifikasi. Dan juga ketua masjid Raya Kampung Baru Sentajo H. Miswadi juga hadir langsung dalam acara kunjungan tersebut.
Muhammad Isam menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya atas perhatian Kantor Kemenag Kabupaten terhadap peningkatan kualitas pustaka masjid. Ia juga turut aktif menjelaskan kondisi aktual dan kebutuhan bacaan keagamaan masyarakat di lingkungan masjid yang diverifikasi.
"Kami berharap ke depan koleksi pustaka masjid semakin lengkap dan relevan dengan kebutuhan jamaah. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pencerahan umat,” ujar Muhammad Isam di sela-sela kegiatan.
Dedi Gusriadi menegaskan bahwa kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap masjid memiliki pustaka yang representatif, berkualitas, dan mampu menunjang program-program keagamaan serta pendidikan nonformal bagi masyarakat.
"Verifikasi ini penting agar masjid memiliki bahan bacaan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam moderat, serta dapat membimbing umat dalam memahami ajaran Islam secara benar dan damai,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Kementerian Agama dan para penyuluh agama di tingkat kecamatan dalam mewujudkan masjid yang tidak hanya makmur dalam ibadah, tetapi juga aktif dalam membina wawasan keagamaan masyarakat.
KUA Kecamatan Sentajo Raya di bawah kepemimpinan Rindra Febrian, S. Fil. I., MH, terus mendorong berbagai inovasi pelayanan keagamaan, termasuk pengembangan literasi masjid dan penguatan fungsi penyuluh agama sebagai pendamping masyarakat di berbagai bidang kehidupan keagamaan.(RDW)