0 menit baca 0 %

Muhammad Isam Gencarkan Program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an di MTsN 2 Kuantan Singingi

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, terus menunjukkan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pemahaman Al-Qur an di kalangan pelajar. Salah satu bentuk nyata komitmennya adalah dengan melaksanakan program pemberantasan buta aksara...

Kuansing (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, terus menunjukkan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pemahaman Al-Qur’an di kalangan pelajar. Salah satu bentuk nyata komitmennya adalah dengan melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an secara rutin di MTsN 2 Kuantan Singingi. Kamis 25 September 2025.

Kegiatan ini dilakukan secara terjadwal dan berkesinambungan dengan tujuan agar para siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dalam setiap sesi penyuluhan, Muhammad Isam memberikan bimbingan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga praktik membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

“Program ini merupakan upaya untuk memastikan generasi muda tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami pentingnya menjadikan kitab suci sebagai pedoman hidup. Semoga melalui pembinaan rutin ini, para siswa bisa semakin dekat dengan Al-Qur’an,” tutur Muhammad Isam.

Para siswa MTsN 2 Kuantan Singingi menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka terlihat aktif mengikuti bimbingan, baik secara individu maupun kelompok. Guru dan pihak madrasah juga menyatakan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi penyuluh agama tersebut.

Kepala MTsN 2 Kuantan Singingi menyampaikan apresiasinya kepada Muhammad Isam atas upaya yang konsisten dalam membina para siswa. “Kami merasa terbantu dengan adanya program ini. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan sehingga anak-anak kami semakin mahir membaca Al-Qur’an dan tumbuh dengan akhlak yang mulia,” ujarnya.

Program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini sejalan dengan misi Kementerian Agama dalam mencetak generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah. Muhammad Isam menegaskan bahwa dirinya akan terus hadir di madrasah maupun lembaga pendidikan lainnya untuk membimbing para pelajar agar memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan fasih serta menanamkan kecintaan kepada kitab suci umat Islam tersebut.(RDW)