Kuansing (Kemenag)– Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penyuluh agama Islam di Kabupaten Kuantan Singingi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menggelar Pelatihan Da’i dan Da’iyah yang diselenggarakan di Aula Kemenag Kuantan Singingi, baru-baru ini. Kamis 7 Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh para penyuluh agama Islam dari berbagai kecamatan, termasuk di antaranya Muhammad Isam, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Sentajo Raya. Kehadiran beliau dalam pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Sentajo Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, mulai dari tokoh agama, para ustadz, hingga praktisi dakwah yang telah berpengalaman di berbagai forum keagamaan. Para peserta dibekali dengan berbagai materi penting, seperti:
Teknik berdakwah yang efektif dan komunikatif,
Strategi dakwah yang relevan dengan kondisi masyarakat kekinian,
Pemetaan isu-isu keagamaan kontemporer,
Etika dan akhlak seorang da’i dalam berdakwah di tengah masyarakat plural, dan
Penguatan peran penyuluh dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat peran strategis penyuluh agama Islam sebagai garda terdepan pembinaan umat.
"Penyuluh agama adalah perpanjangan tangan Kementerian Agama di tengah-tengah masyarakat. Maka, penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan kapasitas diri, agar pesan-pesan dakwah yang kita sampaikan bisa diterima dengan baik dan membangun kedamaian,” ungkap H. Suhelmon.
Muhammad Isam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut pelatihan ini sangat penting dalam menambah wawasan dan memperluas perspektif dakwah di era modern.
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami sebagai penyuluh. Banyak hal baru yang kami dapat, baik dari segi metode dakwah maupun pendekatan sosial keagamaan. Semoga ini dapat kami terapkan dalam tugas-tugas pembinaan umat di lapangan,” ujar Muhammad Isam usai kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman antar penyuluh dari berbagai wilayah di Kuantan Singingi. Sinergi dan kolaborasi yang dibangun diharapkan akan memperkuat peran KUA sebagai lembaga strategis dalam membina kehidupan beragama yang damai, rukun, dan harmonis.
Dengan adanya pelatihan ini, Kementerian Agama berharap para da’i dan da’iyah semakin profesional, moderat, dan responsif terhadap dinamika masyarakat, serta mampu menjadi pelopor dalam menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan umat.(RDW)