0 menit baca 0 %

Muhammad Isam: Lanjutkan Program Penyuluhan Keagamaan

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur an bagi siswa-siswi di SMA Negeri 2 Sentajo Raya. Kegiatan ini merupakan upaya nyata KUA dalam meningkatkan literasi keagamaan di kalangan ge...


Kuansing (Kemenag)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, melaksanakan program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an bagi siswa-siswi di SMA Negeri 2 Sentajo Raya. Kegiatan ini merupakan upaya nyata KUA dalam meningkatkan literasi keagamaan di kalangan generasi muda, khususnya dalam kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Jumat 29 Agustus 2025.

Program yang digelar di aula sekolah tersebut disambut antusias oleh para siswa. Dengan pendekatan edukatif dan metode pembelajaran yang sistematis, Muhammad Isam memberikan bimbingan dasar tentang huruf hijaiyah, tajwid, serta praktik membaca Al-Qur’an secara bertahap.

Dalam keterangannya, Muhammad Isam menegaskan pentingnya generasi muda untuk tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

"Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam. Oleh karena itu, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an harus menjadi perhatian kita bersama agar generasi penerus bangsa memiliki landasan iman dan akhlak yang kuat,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 2 Sentajo Raya menyampaikan apresiasinya atas program yang digagas oleh KUA Sentajo Raya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi para siswa untuk lebih giat mempelajari Al-Qur’an.

"Kami berterima kasih kepada KUA Sentajo Raya, khususnya kepada Bapak Muhammad Isam, yang telah memberikan perhatian besar bagi peningkatan kualitas keagamaan siswa di sekolah kami,” ungkapnya.

Program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Sentajo Raya berharap dapat mencetak generasi Qur’ani yang mampu menjaga nilai-nilai Islam di tengah perkembangan zaman.(RDW)