Kuansing (Kemenag)– Upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat terus digencarkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya. Salah satunya melalui kegiatan Magrib Mengaji yang kembali digelar di Surau Nurul Jadid, Desa Kampung Baru, Kecamatan Sentajo Raya, pada Sabtu malam (16/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah surau, para tokoh masyarakat, remaja, serta anak-anak yang dengan penuh semangat mengikuti pembelajaran membaca dan memahami Al-Qur’an setelah menunaikan shalat Magrib berjamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an dengan tartil serta menyampaikan motivasi pentingnya mencintai Al-Qur’an sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga melalui pembinaan keagamaan yang berkesinambungan.
Salah seorang penyuluh menegaskan bahwa Magrib Mengaji bukan hanya sekadar program membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah pembinaan akhlak dan penguatan iman generasi muda.
"Membiasakan diri membaca Al-Qur’an selepas Magrib adalah upaya menanamkan nilai religius dan membentuk karakter Islami pada anak-anak dan remaja kita," ungkapnya.
Antusiasme masyarakat Desa Kampung Baru terlihat dari ramainya jamaah yang hadir dan mendukung penuh program tersebut. Para orang tua juga merasa terbantu karena kegiatan ini menjadi sarana pendidikan tambahan yang menanamkan kedisiplinan ibadah serta kecintaan terhadap kitab suci.
Ketua pengurus Surau Nurul Jadid menyampaikan apresiasi kepada KUA Kecamatan Sentajo Raya yang secara konsisten hadir di tengah masyarakat.
"Kami berterima kasih karena program Magrib Mengaji ini sangat bermanfaat, khususnya untuk generasi muda agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif, melainkan tumbuh menjadi anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an," ujarnya.
Kegiatan Magrib Mengaji di Surau Nurul Jadid diakhiri dengan doa bersama memohon keberkahan untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia agar selalu dalam lindungan Allah SWT.(RDW)