Kuansing (Kemenag)
Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur an, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, melaksanakan program rutin pemberantasan buta aksara Al-Qur an di Surau Nurul Jadid, Desa Kampung Baru Sentajo. Sabtu 27 September 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dengan sasaran utama masyarakat yang masih mengalami kesulitan membaca huruf hijaiyah. Melalui pendekatan yang santun dan metode pembelajaran yang sederhana, para peserta diajarkan membaca Al-Qur an mulai dari tingkat dasar hingga mampu melafalkan ayat-ayat dengan baik dan benar.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Isam menyampaikan bahwa program pemberantasan buta aksara Al-Qur an bukan hanya sebatas kegiatan belajar mengaji, tetapi juga bagian dari pembinaan akhlak umat. Ia menekankan pentingnya masyarakat mampu membaca dan memahami Al-Qur an sebagai pedoman hidup.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pemberdayaan spiritual bagi masyarakat, sehingga mereka tidak hanya mampu membaca Al-Qur an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, ujar Muhammad Isam.
Program ini mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan jamaah Surau Nurul Jadid. Kehadiran para peserta dari berbagai kalangan usia menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan adanya program rutin ini, diharapkan masyarakat Desa Kampung Baru Sentajo secara bertahap terbebas dari buta aksara Al-Qur an, sekaligus memperkuat fondasi keagamaan dan ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.(RDW)